12 Tokoh Laporkan Kades Gedung Mulya ke Polres Mesuji

Nanang | Fajar Sumatera

MESUJI – Sebanyak 12 orang perwakilan tokoh masyarakat, agama dan pemuda Desa Gedung Mulya, sambangi Mapolres Mesuji, pada Sabtu (18/1).

Kedatangan mereka guna melaporkan dugaan penyelewengan dan penjualan tanah desa, dugaan pungli sertifikat program PTSL hingga kesewenang-wenangan kepala desa dalam memimpin Desa Gedung Mulya, kepada Kapolres Mesuji.

Kapolres Mesuji AKBP Alim, didampingi Kasat Reskrim AKP Denis Arya, mengapresiasi kepada para tokoh yang telah peduli dengan desanya, sehingga mau melaporkan tentang dugaan korupsi dan yang lainnya ke polres.

Sementara itu, kasat Reskrim Polres Mesuji AKP Denis Arya, mengaku, masih menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat selaku APIP di Kabupaten Mesuji.

“Terkait gorong-gorong, saya barusan dapat WA dari inspektorat sekarang masih dalam proses pemeriksaan. Kami juga akan ikut mendorong agar pemeriksaan itu segera selesai. Dan terkait penjualan tanah bukan aset desa yang dianggap tanah desa akan kami periksa terlebih dahulu,” kata AKP Denis.

Ditempat yang sama, Ali Asan, selaku tokoh masyarakat, meminta kepada aparat penegak hukum dalam agar laporan ini segera ditindaklanjuti.

Kata Ali, kedatangan rombongan tokoh masyarakat desa ke mapolres ini, tujuannya bukan karena hal politik, namun murni dari permintaan masyarakat

“Semua yang ikut kesini adalah dulunya pengusung Harsono (kades), yang menjadikan beliau sebagai kepala desa. Maka itu kami kecewa dengan pilihan kami ini, ternyata malah banyak korupsinya dan sewenang-wenang,” tegas Ali.(NNG)

 

Gedung Mulya Kades Dilaporkan ke Polisi Kades Gedung Mulya Kades Gedung Mulya Dilaporkan ke Polisi

Posting Terkait