15 Hektare Sawah Puso, Pejabat Ini Malah Ucapkan Syukur

ist

BLAMBANGANUMPU–Nasib tragis sedang menimpa para petani padi di Waykanan. Berharap mendapatkan keuntungan dari hasil panen, namun para petani justru harus gigit jari lantaran tanaman padi mereka terendam air banjir.

Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura dan Perternakan, Kabupaten Waykanan Maulana Muhidan mengatakan, sebanyak 1.043,5 hektare sawah terendam banjir dan 15 hektare sawah mengalami kerusan/gagal panen (puso) .

“Alhamdulilah yang terjadi puso hanya 15 hektare, sedangkan sisanya hanya terendam biasa,” ujar Maulana, Selasa (6/3).

Lahan sawah yang terkena banjir terdapat di 7 Kecamatan dan 28 Kampung se–Kabupaten Waykanan. Dari data tersebut, lahan pertanian yang paling banyak terendam banjir di Kampung Rumbih yaitu 180 hektare.

Kampung Karta Jaya 165 hektare, Kampung Tulang Bawang 107 hektare, Kampung Negara Mulya 100 hektare, Kampung Negara Batin 80 hektare dan Kampung Way Tuba Asri 60 hektare.

Selain jumlah tersebut masih banyak lahan pertanian sawah yang terendam banjir dan rata – rata 40 – 15 hektare di setiap kampungnya.

“Selain lahan padi terdapat jagung, kedelai dan ubi kayu yang terendam banjir,” kata dia.

Rinciannya, 250,5 hektare lahan jagung, 75 hektare lahan kedelai, dan 58 hektare lahan ubi kayu.

“Hampir di tujuh kecamatan lahan pertanian terkena banjir, dari padi, jagung, kedelai dan ubi kayu,” jelasnya.(*)

1.043 15 hektare sawah puso 5 hektare sawah di Waykanan terendam banjir

Posting Terkait