2 Tokoh Beken Lampung Dipanggil KPK

Gedung KPK

BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 32 orang diperiksa komisi pemberantasan korupsi (KPK) sebagai saksi di markas Polda Lampung. Pemeriksaan ini terkait  dengan aliran dana untuk pembelian aset oleh tersangka bupati lampung selatan non aktif Zainudin Hasan.

KPK tengah mendalami aliran uang bupati lampung selatan nonaktif Zainudin Hasan dalam kasus suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab lampung selatan tahun anggaran 2018.

Baca Juga:  KPK Telaah Kasus Nunik

Pemeriksaan tersebut berlangsung di ruang subdit II ditreskrimsus polda lampung yang sudah berlangsung selama empat hari dengan jumlah saksi sebanyak 32 orang, di antaranya ada tokoh beken lampung yaitu Alzier Dianis Thabrani dan Thomas Andi Riska.

Ditemui usai memberikan keterangan kepada KPK, kepala dinas koperasi usaha kecil dan menengah Hermansyah Hamidi yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis PUPR menjelaskan, dirinya menghadiri pemanggilan KPK untuk membantu serta memberikan kesaksian atas proyek tersebut.

Baca Juga:  Kasus Khamami Seret Suntana

Sementara penyidik KPK Budi Nugroho mengatakan, “hari ini ada lima yang menghadiri panggilan KPK “ dirinya menjelaskan, dari 32 orang yang dipanggil masih ada beberapa saksi yang tidak bisa datang. Meski begitu, KPK tetap akan memanggil kembali beberapa orang yang belum bisa menghadiri panggilan tersebut.

Seperti diketahui, dalam kasus operasi tangkap tangan komisi pemberantasan korupsi di lampung selatan dalam kasus suap pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2018, KPK telah menetapkan empat orang menjadi tersangka, yakni bupati lampung selatan non aktif Zainudin Hasan, anggota DPRD provinsi lampung Agus Bhakti Nugroho, kepala dinas PUPR Anjas Asmara dan seorang pengusaha. (*)

Baca Juga:  Alzier Desak KPK Usut Kasus Wagub Lampung Terpilih

KPK

Posting Terkait