3.660 Mahasiswa Itera Dikukuhkan

Foto: Josua

BANDARLAMPUNG – Rektor Itera Profesor Ofyar Tamin mengukuhkan 3.660 mahasiswa baru dalam rapat senat terbuka, Senin (12/8).

Pengukuhan mahasiswa baru Itera ditandai dengan pengucapan janji mahasiswa dan dilanjutkan dengan pemakaian jas almamater Itera serta penyerahan kartu tanda mahasiswa secara simbolis.

3.660 mahasiswa baru Itera diterima lewat tiga jalur penerimaan yaitu SNMPTNsebanyak 1.429 orang, SBMPTN1.971 , SMMPTN barat 232 dan jalur prestasi khusus sebanyak 28 orang.

Jumlah tersebut terbagi dalam 31 program studi dengan 5 prodi yang menerima mahasiswa terbanyak.

Kelima prodi yang menerima mahasiswa terbanyak di antaranya prodi Teknik Informatika dengan 227 mahasiswa, Perencanaan Wilayah dan Kota 198, Teknik Sipil 215, Arsitektur 189  dan prodi Teknik Geofisika sebanyak 180 mahasiswa,

Mahasiswa baru Itera merupakan putra dan putri dari berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan regional pulau, mahasiswa baru Itera yang berasal dari pulau Sumatera berjumlah 2.678 orang atau 73,17 persen sedangkan yang berasal dari luar pulau Sumatera berjumlah 982 orang atau 26,83 persen.

Adapun 5 provinsi dengan jumlah mahasiswa baru Itera terbanyak yaitu Provinsi Lampung 1.632 atau 44,59 persen, Sumatera Utara 508 atau 13,88 persen, Jawa Barat 444 atau 12, 13 persen kemudian DKI Jakarta 307 atau 8,39 persen dan dari Sumatera Selatan sebanyak 246 orang atau 6,72 persen.

Untuk Provinsi Lampung, mahasiswa asal Kota Bandarlampung mendominasi dengan menyumbangkan putra putrinya sebanyak 689 orang.

Profesor Ofyar Tamin selaku Rektor Itera mengatakan Itera berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia terbaik yang dapat menjawab kebutuhan SDM di seluruh daerah di Pulau Sumatera.

“Hal ini sesuai dengan misi yang diusung Itera menjadi center of excellence atau pusat keunggulan di Sumatera,” kata Profesor Ofyar.

Penerimaan mahasiswa baru Itera tahun 2019 ini diperoleh mahasiswa termuda dan juga mahasiswa dari daerah asal terjauh.

Mahasiswa termuda adalah Rayhan Juliansyah asal Jambi dengan usia 16 tahun 17 hari dari program studi Rekayasa Kehutanan yang lahir pada 26 Juli 2003.

Sementara mahasiswa dari daerah asal terjauh yaitu Rhaya Desinta Ningtyas dari program Studi Kimia yang berasal dari Kolongan Tetempangan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara yang berjarak kurang lebih 3.353 kilometer dari Itera.

Rayhan Juliansyah memilih kuliah di Itera karena dukungan keluarga atau datuknya yang meminta dirinya kuliah di Itera yang memiliki hubungan kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung.

Sementara Rhaya Desinta Ningtyas, putri sulung dari dua bersaudara dari pasangan Darmawan dan Hartini  memilih kuliah di Itera disebabkan kedua orang tuanya berasal dari Lampung.

Usai pengukuhan, seluruh mahasiswa baru Itera akan mengikuti program pengenalan lingkungan kampus hingga 16 Agustus 2019.

Kemudian dilanjutkan masa perwalian mahasiswa baru mulai tanggal 19 hingga 23 Agustus 2019 dan akan memasuki perkuliahan perdana semester ganjil tahun ajaran 2018 – 2019 pada tanggal 26 Agustus 2019.(JO)

Posting Terkait