3 Pelaku Pungli Prona Waykanan Divonis 2,6 Tahun

Ilustrasi Sidang. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang memvonis 3 pelaku Pungli Prona di Kampung Kurunglama, Kecamatan Kasui, Way Kanan, dengan 2 tahun 6 bulan  penjara, Jum’at (11/1).

Kadam, Asmanudin, dan Solehono para terdakwa pelaku pungli prona pada tahun anggaran 2017, kembali disidangkan untuk mendengarkan putusan dari Majelis Hakim, di Gedung Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung.

Diketahui dalam dakwaan sebelumnya, ke 3 nya  bersalah, karena melakukan pungutan liar kepada para warganya yang ingin memproses tanah miliknya, untuk menjadi sertifikat hak milik, saat pelaksanaan program prona yang diadakan oleh pemerintah.

Program yang diperuntukkan untuk masyarakat ini, diadakan tanpa adanya pungutan biaya. Namun dalam pelaksanaannya, warga yang mendaftar dikenakan biaya tambahan yang besarannya hingga mencapai 7 ratus ribu rupiah.

Majelis hakim memutuskan vonis hukuman bagi ke 3 nya  pidana penjara  2 tahun 6 bulan, dan diwajibkan untuk membayar denda  50 juta rupiah, subsidair  3 bulan lamanya. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Fakta persidangan, uang yang mereka minta dari para warga, 700 ribu rupiah, langsung  disetoran kepada Rian Arista, yang saat ini menjadi DPO kepolisian. (*)

 

Pungli Prona Waykanan

Posting Terkait