3 Saksi Berhasil Diperiksa Kejati Lampung Untuk Kasus Korupsi Pengadaan Benih Jagung Rp170 M

Kejati Lampung Tangani Kasus Penjarahan Benih Jagung Rp170 M

Ilustrasi kasus korupsi.

Fajar Sumatera – Tiga orang saksi terperiksa yang pemanggilannya dijadwalkan pada tanggal 20 dan 21 Oktober 2020 dinyatakan hadir ke Kantor Kejaksaan Tinggi [Kejati] Lampung. “Datang,” tutur Kasi Penyidikan pada Pidsus Kejati Lampung Rolando saat dikonfirmasi Fajar Sumatera, Kamis malam, 5 November 2020.

Tiga orang terperiksa itu adalah: Edi Yanto; Herlin Retnowati; dan Bartolomeus H Sinuhaji. Pemeriksaan dilakukan atas dasar pelengkapan berkas kasus korupsi pengadaan benih jagung yang kini sudah memasuki tahap penyidikan.

Baca Juga:  DPRD Lampung Didesak Selesaikan Polemik PT SGC

Edi Yanto diperiksa sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung pada tahun 2017. Kini Edi Yanto bertugas sebagai Kepala Dinas Perkebunan Lampung.

Bartolomeus diperiksa sebagai seorang staf pada Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung.

Herlin Retnowati diperiksa sebagai Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung –dari 2017 hingga 2020.

Untuk menyahihkannya, pemeriksaan tersebut dilangsungkan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kajati Lampung Nomor: Print 04/L.8/Fd.1/10/2020 tanggal 14 Oktober 2020 terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan bantuan benih jagung Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2017.

Baca Juga:  KPK Pertimbangkan Sidang Eks Bupati Lampung Tengah Digelar di PN Tanjungkarang

Kasus ini berkaitan dengan hasil penyelidikan yang diawali oleh Kejaksaan Agung pada tahun 2019 lalu di Provinsi Lampung dan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kedua penyelidikan itu kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan tepat pada 7 Oktober 2020 lalu.

Kejaksaan Agung menduga ada perbuatan pidana pada pengadaan benih jagung di Provinsi Lampung yang berasal dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan pada Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2017.

Baca Juga:  Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Dana Covid-19 di Lampung Timur, Sekda Syahrudin Putera Diperiksa?

Kementerian Pertanian mengucurkan anggaran sebesar Rp170 miliar ke seluruh daerah di Indonesia. Tindak lanjut dari hasil penyidikan Kejaksaan Agung itu kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi di Lampung dan Nusa Tenggara Barat.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung Edi Yanto Herlin Retnowati Kejaksaan Agung Kejati Lampung Korupsi Benih Jagung di Lampung KPK

Posting Terkait