3 Terdakwa Pungli Prona Waykanan Terancam 5 Tahun Penjara

Ilustrasi Sidang. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Pengadilan Negeri Tipikor Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, menggelar sidang terkait Pungli pada program Prona tahun anggaran 2017, yang terjadi di kampung Kurunglama, Kecamatan Kasui, Way Kanan, yang menyeret 3 orang tersangka yang tertangkap tangan pada saat menjalankan aksinya pada  Mei lalu.

3 orang terdakwa kasus Pungli Prona disidangkan di ruang cakra pengadilan Negeri Tipikor Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, dalam agenda pembacaan surat dakwaan oleh jaksa.

Baca Juga:  Mulyadi Ditetapkan Sebagai Tersangka Pungli

Dalam sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Novian Saputra ini, para terdakwa yang terdiri dari seorang RT, Kadus dan bendahara panitia prona tingkat kampung ini, didakwa telah melakukan Pungli dalam program administrasi pertanahan guna penerbitan sertifikat atas hak kepemilikan tanah warga, pada tahun anggaran 2017, yang menjadi program pemerintah.

Program yang dilakukan secara massal ini, seharusnya tidak dipungut biaya sama sekali, namun para terdakwa ini, telah memungut biaya kepada warga yang ingin mendaftarkan tanah mereka sebanyak 700 ribu rupiah.

Baca Juga:  Pos Lintas Jasa Jalinbar Tanggamus Dirobohkan

Terdakwa Asmanudin, Kadam dan Solehono ini, didakwa dengan pasal 12 huruf E dan pasal 11 undang – undang nomor 31 tahun 1999, yang diubah dan ditambah dengan UU nomor 20, tahun 2001 tentang perubahan undang – undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, junto pasal 55 ke 1, KUHP, junto pasal 64 ayat 1 KUHP, dengan ancaman kurungan maksimal 5 tahun penjara, dan denda  50 juta rupiah. (*)

Pungli Pungli Prona

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan