5 Januari Ending Drama Arjuna-NU

Arinal Djunaidi dan Chusnunia

5 Januari Ending Drama Arjuna-NU

 

BANDARLAMPUNG – Koordinator FPKPGL Indra Karyadi menilai ada kejanggalan atas terbitnya rekomendasi pasangan cagub-cawagub Arinal Djunaidi (Arjuna)- Chusnunia (NU) yang dikeluarkan DPP Golkar. Nasib pencalonan pasangannya itu bakal terjawab pada 5 Januari mendatang.

“Idrus Marham tak memiliki kapasitas untuk meneken rekomendasi Arinal lagi. Sebab Airlangga Hartarto yang terpilih dalam munaslub merupakan formatur tunggal. Airlangga belum menentukan sekjennya,” terang Indra, usai bersilaturahmi dengan Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Golkar Akbar Tanjung, Selasa (2/12) di Kalibata Jakarta.

Baca Juga:  Kades di Kalianda Akui Terima Uang Dari Oknum Tim Sukses Arinal

Saat ini tengah beredar tiga nama yang santer bakal menjadi sekjen: Sarmuji, Dolly Kurnia dan Ibnu Mundzir.

Indra melanjutkan, sudah beredar telegram dari Ketum DPP Airlangga bahwa penetapan cagub-cawagub 5 Januari 2018.

“Jadi yang diumumkan DPD I Golkar Lampung itu perlu dipertanyakan karena DPP baru akan menggelar rapat soal cagub Lampung 5 Januari. Selain itu DPP juga masih menunggu hasil sidang Mahkamah Partai yang digelar 4 Januari besok. Sidang itu menggugat rekomendasi cagub Arinal yang melanggar Juklak 06. Jadi cagub Golkar belum pasti Arinal,” tegas Indra.

Baca Juga:  PCNU Tubaba akan Gelar Konfercab

Hadir dalam silaturahmi itu pasukan FPKPGL yakni Subhan Efendi, Dewi Anwar, Faizil Hakim Yhs, Fasni Bima, Masyitoh, Supinem, Zaenab, Sulistiana, Citra Dewi, Kartini, Agus Misari, Kartubi, Basyir, Taren Sembiring, Subadra Yani,  Afriadi Alwi, Yanada, Fasni Bima dan Nurcholis Sajadi. (*)

5 Arinal Arjuna Chusnunia Djunaidi Drama Ending Januari NU

Posting Terkait