6 Bulan Kasus Randis Lamtim masih Diaudit

Foto: Tinus

BANDAR LAMPUNG – Kasus kendaraan dinas (randis) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), hingga kini belum ada perkembangan yang signifikan, baik penyelesaian dari pihak Kejaksaan Lampung, maupun dari pihak KPK, yang masih dalam tahap penghitungan kerugian negara.

Perhitungan kerugian negara dari kasus pengadaan randis yang diperuntukkan untuk Bupati dan Wakil Bupati Lamtim, yang dianggarkan melalui APBD Lamtim, pada tahun anggaran 2016 lalu, belum juga terlihat hasilnya.

Pihak Kejaksaan Tinggi Lampung, belum menerima laporan kerugian Negara, yang sebelumnya telah di audit oleha auditor publik yang ditunjuk oleh KPK.

“Belum ada tersangka, nanti SP3 kalian tanya lagi. Masih hitung-hitung kerugian aja,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Sartono, Jumat (16/8).

Belum adanya perkembangan kasus tersebut, tentu saja menjadi hal yang menghambat penetapan tersangka, yang sebelumnya diduga telah ada pengaturan pemenangan proyek pengadaan tersebut yang dikabarkan menelan anggaran Rp2,6 miliar.

Diketahui sebelumnya, kasus randis Lamtim ini, telah digelar perkaranya oleh KPK sejak enam bulan lalu, yaitu sekitar Februari  lalu, dengan juga melibatkan pihak Kejaksaan Tinggi Lampung. Namun hingga  pada Agustus ini kasus tersebut belum ada perkembangan signifikan.(TN)

Posting Terkait