600 Massa Gerakan Anti Narkotika Gelar Aksi di Depan Kantor Kejati

GRANAT DEMO – Sejumlah 600 Massa dari Granat (Gerakan Anti Narkotika) saat menggelar aksinya didepan Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung. (Foto Rio)
BANDARLAMPUNG, FS- Sekira 600 masa yang tergabung dalam Grakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Lampung menggelar aksi di depan Kantor Kejati Lampung.
Aksi yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP Granat Hendri Yosodiningrat meminta secara tegas kepada aparat penegak hukum agar tidak tebang pilih dalam menjalankan proses hukum perihal kasus narkoba.
“Proses penegakan hukim terhadap oknum pejabat terkesan berbeda dengan masyarakat kecil yang tidak punya jaringan dan uang. Untuk itu kita minta penegakan hukum di Lampung tidak tebang pilih,” jelas Hendri.

Untuk itu, Granat menyatakan sikap untuk mendesak agar kebijakan dan pelayanan hukum harus adil terhadp siapa saja yang ditangkap oleh Polri, BNN disidik sesuai dengan ketentuan UU narkotika, bukan menggunakan peraturan bersama.
Sementara, Ketua Granat Bandarlampung Ansori Ginda menegaskan pihaknya menduga asessement rehabilitasi sosial  menjadi alat transaksi dan pungutan liar  terhadap para pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkoba yang tertangkap olrh Polri, maupun BNN.
“Kami mendesak agar Polri, Jaksa dan BNN di Lampung agar tidak memberikan assesement untuk rehabilitasi medis dan sosial karena peran ini hanya hakim pengadilan yang mempunyai kewenangan,” jelas Ginda.
Untuk itu, siapa saja yang tertangkap melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika harus diproses cepat penyidikannya. “Sebagaimana amanat pasal 73 dan 74 UU no. 35 tahun 2009, sehingga dapat segera dimajukan ke pengadilan agar pengadilan dapat memverika  vonis dihukum penjara atau vonis rehabilitasi,” tandasnya.

Sementara Ketua DPD Granat Lampung Tony Eka Candra mempertanyakan proses hukum di Indonesia yang menurutnya sangat aneh.
“Ini sangat aneh, mana bisa seseorang yang kena proses hukum (disidik), tau-tau dilepas. Ini kan aneh, hukum harus tetap tegak,” ucapnya. (RF)

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan