Aan Ontoceno Lestarikan Seni & Budaya Jawa

Ilustrasi. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Anak-anak adalah generasi penerus bagi masa depan yang wajib mendapat  perhatian lebih. Sosok yang konsen terhadap itu adalah Anwar Rohman alias Aan Ontoceno R.

Seniman muda Purworejo tersebut  bertempat tinggal di dusun 3 RT 1/ RW 4,  desa Kemiri lor, kecamatan Kemiri, Purworejo, Jawa Tengah. Pria berusia 30 tahun ini membuka sanggar yang bernama teras seniku.

Teras seniku adalah sanggar yang fokus untuk membina anak-anak dari usia dini di bidang seni lukis, dan berkolaborasi dengan Ririh Probosiwi yang tidak lain keponakannya yang juga sebagai guru seni budaya sastra jawa dengan memberikan materi tari.

Jauh dari pada itu Ririh Probosiwi juga memberikan  pelajaran semua bidang seni secara bersama untuk menambah bekal anak-anak.

Sanggar teras seniku saat ini beranjak pada usia 2 tahun tepat pada 16 oktober 2016, namun kali ini diajukan  perayaanya karena banyak agenda lainya di oktober ini, dengan bekal kreativitas dan ketekutan dia percaya sanggar ini  berguna bagi masyarakat Kemiri terlebih bagi bekal anak agar semakin kreatif.

Tidak hanya itu rasa kecintaanya yang besar terhadap dunia anak-anak dan generasi saat ini, Aan menfasilitasi sanggar teras seni ku dengan perpustakaan adapun kegiatanya tidak hanya membaca tapi juga ada saat mendongeng untuk anak-anak.

Tak terbatas di ruang sanggar teras seniku, namun dibawanya juga buku-buku ke jalanan setiap hari rabu jam 3 sore di trotoar alun-alun Kemiri atau sering di sebut perpustakaan jalanan kemiri yang di berinama sedulur pustaka. (*)

Aan Ontoceno teras seniku

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan