Acid Ungkap Rahasia Bisnis Ikan Asin

Foto: ist

BANDARLAMPUNG – Menjadi pengusaha ikan asin itu mudah. Terpenting adalah ketekunan dan kegigihan dalam menjalan usaha. Hal ini dibuktikan oleh salah satu pengrajin ikan asin Pulau Pasaran, Bandarlampung.

Siapa yang tak kenal Pulau Pasaran. tempat penghasil ikan asin seluas 12 hektare ini sanggup mensuplai ke sebagian besar wilayah Indonesia bahkan manca negara ini berada pusat Kota Bandarlampung. Tepatnya Kelurahan Kotakarang, Kecamatan Telukbetung Barat.

Baca Juga:  Produksi Menurun, Harga Ikan Asin Naik 100 Persen

Tentunya warga di sini sebagian besar berprofesi sebagai nelayan yang menjadikan laut sebagai sumber penghidupan.

Bagi mereka, usaha ikan asin ini sangat menjanjikan. sedikitnya  terdapat 48 pengrajin ikan asin. salah satunya milik Acid yang telah berdiri sejak 6 tahun lalu.

Sepuluh tahun sebelum itu, dia sudah banyak sekali menimba berbagai pengalaman bagaimana kerasnya hidup hanya dengan mengandalkan alam.

Baca Juga:  Pemkot Bandar Lampung Dinilai Lamban, Warga Perbaiki Jembatan Pulau Pasaran

Hampir sebagian besar pulau dan perairan di teluk Lampung hingga Selat Sunda sudah dia jelahi demi mencari ikan.

Sampai pada akhirnya Acid melihat peluang usaha yang menurutnya jauh lebih menguntungkan. yaitu menjadi pengepul dan pengrajin ikan asin.

Buktinya, hanya bermodalkan Rp1 juta ketika itu, dia kini sanggup menjalankan usaha dengan omzet Rp500 juta per bulan.

Baca Juga:  Nelayan Kerang Hijau Berharap Panen Meningkat

Kini, kesehariannya hanya mengawasi para 20 pegawainya dalam menjemur, mensortir, membukus, hingga menjualnya ke pasaran.

Baginya keuntungan akan banyak didapat bila matahari tak tertutup awan sepanjang hari. mengingat, semakin cepat kering, maka ikan asinnya makin cepat pula berada di tangan konsumen.

Pengalamannya ini tentu saja bisa ditiru oleh calon pebisnis lain yang tertarik mengikuti jejaknya. (MT)

Acid Bisnis Ikan Asin Pulau Pasaran

Posting Terkait