Ada PT Lautan Teduh Interniaga di Dalam OTT DPM-PTSP Lampung

Dokumen yang disita dalam peristiwa OTT yang dilakukan Polresta Bandar Lampung di DPM-PTSP Lampung. Foto: Ricardo/Fajar Sumatera.

Fajar Sumatera – Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung menetapkan dua orang PNS pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu [DPM-PTSP] Lampung menjadi tersangka karena diduga melakukan pemerasan terhadap pembuatan Surat Izin Pengusahaan Air bawah tanah [SIPA]. Mereka adalah NY [Nirwan Yustian] dan EE [Edi Effendi] yang punya jabatan sebagai: Kabid Pelayanan dan Perizinan dan Non Perizinan A/II dan stafnya.

Baca Juga:  Dinyatakan Belum Lengkap, Penyidik Polresta Bandar Lampung Perbaiki Berkas Perkara Darussalam

Dari hasil penyelidikan awal pihak kepolisian, di balik pengurusan SIPA tersebut, ternyata ada upaya pemaksaan untuk memberikan uang yang seharusnya dalam proses pengurusan SIPA tidak dipungut biaya atau gratis.

Dari penyelidikan itu, pihak kepolisian melakukan Operasi Tangkap Tangan [OTT], 29 September 2020. Dari peristiwa itu, pihak kepolisian menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti itu kemudian dipamerkan pada saat melakukan press rilis di Polresta Bandar Lampung, 30 September 2020.

Baca Juga:  Orang Gila Ngamuk Saat Razia OZK

Selain uang senilai Rp 25 juta, dan sejumlah unit handphone, terdapat pula beberapa berkas atau dokumen yang disita. Pada dokumen tersebut, ada dokumen pengajuan pembuatan SIPA yang dilakukan PT Lautan Teduh Interniaga Lampung.

Dalam dokumen yang diberi stempel DPM-PTSP itu diterakan keterangan Tanda Terima Berkas Permohonan Izin. Dalam dokumen itu diuraikan beberapa hal, yakni:

Baca Juga:  Buron 8 Bulan, Pelaku Pembunuh Penggembala Kambing Berhasil Dibekuk

Nama Perusahaan: PT Lautan Teduh Interniaga Lampung.
Nama Pemohon: Alwi Sunkono.
Alamat Perusahaan: Jalan Ikan Tenggiri, Nomor 234, Telukbetung, Bandar Lampung.
Jenis Permohonan: Pembuatan SIP dan SIPA [1 titik].

Berdasarkan penelusuran Fajar Sumatera dari sumber terbuka, PT Lautan Teduh Interniaga Lampung ini berdiri sejak tahun 1980-an, merupakan dealer resmi Yamaha di Lampung dan merupakan main dealer Yamaha di Lampung. Memiliki 25 cabang yang tersebar di seluruh kabupaten di Lampung.

Penulis: Ricardo Hutabarat

OTT DPM-PTSP Lampung Polresta Bandar Lampung PT Lautan Teduh Interniaga Lampung

Posting Terkait