Ada Pungli Parkir di RSUD Kotabumi

Ilustrasi (Ist)

KOTABUMI-Pengelolaan parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara, yang dikelola pihak ketiga, diduga telah terjadi pungutan liar (pungli). Dugaan itu diungkapkan Asisten III Pemkab Lampura, Efrizal Arsyad atas dasar dari pengaduan masyarakat. Untuk itu, dia akan memanggil pihak RSUD Ryacudu dan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD).

Efrizal Arsyad, menyayangkan tindakan yang ditemukannya itu atas dasar keluhan yang disampaikan masyarakat. Bahkan dia mengaku menjadi korban tindakan pungli pihak perusahaan di halaman parkir RSUD Ryacudu Kotabumi, Selasa (11/4).

“Saya mendapatkan informasi Senin (10/4) malam. Kemudian Selasa (11/4) pagi saya ingin membuktikan terkait banyak keluhan masyarakat. Belum sampai satu jam saya parkir dan keluar diminta bayar Rp5000. Saya meminta faktur tanda bukti bayar, tapi mereka mengatakan mesinnya rusak,” kata Efrizal Arsyad.

Baca Juga:  Ada Pungli di SMPN 17 Pesawaran

Menurutnya, dalam pengajuan kerjasama pihak perusahaan akan mengelola tempat parkir di sekitar RSUD Ryacudu Kotabumi, dengan memberlakukan sistem parkir Rp2000 untuk kendaraan bermotor roda dua dan Rp3000 untuk roda empat.

“Tapi yang diterapkan pihak perusahaan atau pengelola, dalam 2 jam pertama untuk kendaraan roda dua sebesar Rp2000 untuk motor dan mobil Rp3000. Tindakan ini sudah tidak benar,” ‎ujarnya.

Dan untuk mengecek kebenaran keluhan warga itu, ia melakukan kunjungan dan memarkirkan kendaraan dinas dan mengenakan pakaian dinas. Tapi pihak pengelola tidak lagi melihat dan mencermati siapa tamu mereka. Sehingga terjadi percekcokan karena Efrizal Arsyad meminta faktur bukti pembayaran parkir namun dikatakan pihak pengelola mesinnya sedang rusak.

Baca Juga:  Pungli Berjamaah KUA Pringsewu Patok Tarif Capai Jutaan Rupiah

“Saya saja selaku pegawai yang salah satu diantara orang yang menandatangani MoU kerjasama itu diperlakukan seperti itu. Apa lagi masyarakat biasa. Ini sudah melebihi batas dan pungli yang dilakukan itu sudah melanggar kesepakatan yang mereka ajukan. Belum lagi kondisi parkir yang memakan badan jalan di depan RSUD itu,” ungkapnya.

Dijelaskannya, perwakilan dari pihak RSUD Ryacudu Kotabumi dan pengelola tempat parkir tersebut, menyampaikan kelarifikasi atas kejadian itu. “Dan atas temuan ini saya akan memanggil pihak Rumah sakit dan Dispenda,” ujarnya.

Dalam penjelasan perwakilan pihak RSU dan Pengelola tempat parkir terhadap Asisten III Pemkab Lampung Utara itu, pihak perusahaan tidak serius melakukan pengelolaan dan hal tersebut mengakibatkan pungli.

‎”Menurut pengakuan pihak pengelola, mereka sudah pernah mengajukan perbaikan, tapi belum juga dilakukan perbaikan. Itu yang disampaikan perwakilan dari pengelola atau pihak RSUD Ryacudu Kotabumi, saat menghadap saya,” kata Asisten III Pemkab setempat.

Baca Juga:  Jika Terjadi Pungli dan KKN dalam Penerimaan CPNS Segera Laporkan

Lebih lanjut Efrizal Arsyad, mengatakan jika hal itu tidak segera dilakukan pembenahan maka Pemkab Lampung Utara kemungkinan besar akan melakukan pemutusan kerjasama karena apa yang sudah dilakukan pihak pengelola merupakan tindakan pungli.‎

Plt Dirut RSUD Ryacudu Kotabumi dr Syah Indra, mengatakan ‎pihaknya sudah memberikan perintah agar pihak pengelola atau perusahaan untuk segera melakukan pembenahan terhadap tempat parkir tersebut.

‎”Masukan-masukan dari luar seperti dari Dinas Perhubungan sudah kita sampaikan dan mereka akan melakukan pembenahan, perubahan sesuai dengan masukan dari pihak Polres dan pihak-pihak lain,” kata Syah Indra, Selasa (11/4). (HC)

Pungli

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan