Ada Taman Melon di Unila

Panen perdana melon di Taman Melon Universitas Lampung. (Dok.Unila)

Berawal dari Ide spontanitas karena melihat situasi dan kondisi ekonomi saat ini.

Adalah Sari Rogo tergerak untuk mengedukasi masyarakat mengenai bagaimana cara bertanam Melon.

Dan, dia memilih areal di Kampus Universitas Lampung.

Mengingat lokasinya yang strategis sekaligus pula mengedukasi mahasiswa dan masyarakat di sekitarnya.

Menurutnya, melon lebih mudah dan cepat dibudidaya.

Selain itu memiliki nilai jual tinggi ketimbang singkong atau jagung.

Hanya membayar tiket masuk senilai Rp10 ribu, para pengunjung sudah mendapat tutorial bagaimana cara membudidayakannya. 

Kebun Agrowisata Melon Unila terselenggara berkat kerja sama antara Badan Pengelola Usaha (BPU) Unila dan Kelompok Tani Barokah Kresna.

Konsep agrowisata dipilih karena tingginya potensi wisata di Provinsi Lampung pascaselesainya pembangunan jalan tol ruas Bakauheni-Palembang yang memudahkan arus wisatawan ke luar masuk ke Lampung.

Kebun ini diharapkan dapat berfungsi sebagai wahana edukasi dan penelitian tanaman hortikultura baik bagi kalangan perguruan tinggi maupun sekolah umum lainnya. Kebun Agrowisata Melon Unila merupakan salah satu bentuk dukungan Unila terhadap Program Petani Berjaya Pemprov Lampung.

“Hadirnya kebun ini diharapkan semakin mendorong perkembangan sektor pertanian di Provinsi Lampung, khususnya tanaman hortikultura sebagai peluang usaha yang bernilai ekonomi tinggi,” ujar Karomani.

Kebun Agrowisata Unila turut melibatkan mahasiswa pertanian dalam pengelolaannya. Tak hanya mengembangkan pertanian Lampung, Karomani berharap Kebun Agrowisata Melon Unila bisa menjadi best practice bagi mahasiswa pertanian Unila sebagai salah satu bekal setelah lulus. (Amelia)

 

Melon Unila Taman Melon Taman Melon Unila

Posting Terkait