ADD Rp 250 Juta Per Kampung Untuk Beli Mobil Ambulan?

ADD Rp 250 Juta Per Kampung Untuk Beli Mobil Ambulan?

Ilustrasi. (net)

TULANG BAWANG – UNTUK tahun 2018, tersiar kabar jika Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang sebesar Rp 250 juta yang akan dibagikan untuk setiap kampung tidak lagi dipakai untuk pembangunan fisik, dana tersebut akan dialihkan untuk pembelian mobil ambulan.

Jika benar demikian, seluruh kelompok masyarakat (Pokmas) pengelola GSMK besutan Handoyo dipastikan gigit jari dan akan membubarkan diri pada masing-masing kampung.

“Kalau dulu ADD digunakan untuk membangun fasilitas kampung dan itu semuanya dikelola oleh para anggota Pokmas, tetapi sekarang ADD akan dibelikan mobil ambulan. Kami, Pokmas tidak lagi dilibatkan karena itu memang petunjuk dari Pemkab Tulang Bawang,” terang salah satu anggota Pokmas, Rabu (31/1/2018).

Anggota Pokmas tersebut menjelaskan, pengadaan mobil ambulan di setiap kampung merupakan janji pasangan Winarti-Hendriwansyah sewaktu pencalonannya sebagai bupati dan wakil bupati.

“Nah mungkin itu janji politik mereka dulu, akan memberikan satu unit mobil ambulan pada seluruh kampung, tapi heran, kok harus dibeli ngambil dari anggaran ADD, padahal ADD digunakan untuk pembangunan fisik, mirisnya kami Pokmas tidak lagi diperkerjakan sehingga kami jadi nganggur,” sesalnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Kampung (DPMPK) Tulang Bawang, Yen Dahren, membenarkan ADD tahun 2018 sebesar Rp 250 juta per kampung.

Namun, Yen Dahren berkilah jika pihaknya belum mengetahui persis rincian peruntukan dana tersebut.

“Kalau jumlah benar Rp 250 juta tetapi penggunaannya saya belum tahu persis untuk apa, terkait bubarnya Pokmas saya juga tidak faham, sebab Pokmas dibentuk dan ditunjuk langsung oleh masyarakat jadi diberdayakan atau tidak itu wewenang masing-masing kampung,” tukasnya. (Fs/Mr)

ADD Beli ambulan

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan