Ahmad Affan Dituntut Seumur Hidup

Ilustrasi Sidang. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Sidang perkara narkotika dengan barang bukti sabu sebanyak 6 kilogram, yang disembunyikan di dalam ban serep mobil, kembali digelar lanjutan sidangnya di Ruang Ali Said, Pengadilan Negeri Kelas 1A Tsnjung Karang Bandar Lampung, dengan agendanya kali ini ialah pembacaan surat tuntutan dari jaksa, Kamis (14/3).

Ahman Affan, seorang terpidana seumur hidup, kembali dihadirkan untuk mendengarkan tuntutan dari jaksa atas perkara barunya, yaitu narkotika dengan barang bukti 6 kilogram, yaitu penjara seumur hidup.

Baca Juga:  Simpan Narkotika, Warga Banjar Agung Ditangkap Tim Gagak Hitam

Dalam tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Roosman Yusa, bahwa sang pengendali peredaran narkotika dari dalam lapas ini, telah bersalah melanggar pasal 114, dan meminta hakim untuk menghukumnya dengan pidana penjara selama seumur hidup.

Diketahui sebelumnya, terdakwa Ahmad Affan adalah seorang terpidana seumur hidup dalam perkara yang sama.

Namun saat di dalam penjara, ia masih menjalankan pekerjaannya tersebut, dengan mengendalikan peredaran sabu melalui telephone genggam miliknya.

Baca Juga:  Polres Tuba Tangkap Pemilik Senpi Illegal dan Narkotika

Ahmad Affan memerintah 2 anak buahnya yang bernama Munzier dan Fajar Hidayat, untuk membawa sabu yang berasal dari aceh yang pertama kali dibawa oleh Munzier di dalam ban serep, dan di estafetkan ke Fajar hidayat setibanya di wilayah Gunung Sugih Lampung Tengah, yang disamarkan dengan cara bertukar ban serep tersebut di sebuah bengkel pinggir jalan.

Baca Juga:  GANN Perangi Narkoba Tubaba

Sementara kedua anak buahnya tersebut, telah juga memasuki sidang tuntutan mereka, yang dengan tuntutan hukuman pidana penjara yang sama rata yaitu 20 tahun, dan sidang lanjutan ke 3 nya akan digelar pada Kamis pekan depan, dengan agenda sidang yaitu pembacaan nota pembelaan terdakwa. (*)

Narkotika

Posting Terkait