Ajukan Penghentian Penyidikan ke Polresta Bandar Lampung, Pengacara Darussalam Dipandu Cara Tangani Perkara

Fajar Sumatera – Surat Permintaan Penghentian Penyidikan (SP3) yang dilayangkan Ahmad Handoko ke Polresta Bandar Lampung terhadap kasus penipuan dan penggelepan dengan tersangka Darussalam ditanggapi oleh Febri Indra Kurniawan selaku kuasa hukum dari Nuryadin.

Menurut Indra, apa yang dilakukan oleh Handoko terkait permohonan SP3 patut dihormati. Tetapi, mereka harus menggaris bawahi proses yang sudah dilakukan penyidik dalam menetapkan Darusalam sebagai tersangka.

Baca Juga:  Soal Kasus Tipu Gelap, Kejaksaan Nyatakan Berkas Perkara Kader Gerindra Darussalam Belum Lengkap

“Sah-sah saja untuk melayangkan permohonan SP3 itu, tapi kan dalam kasus ini penyidik tidak sembarangan menetapkan Darusalam menjadi tersangka, sudah ada proses penyelidikan, gelar perkara serta alat bukti yang cukup,” jelasnya.

Dilanjutkan Indra, terlalu lucu jika mereka tetap memaksakan untuk menghentikan kasus ini,” jika dalam kasus tersebut Darusalam belum menjadi tersangka mungkin bisa saja, apa yang dilakukan mereka saya tidak pas”, kata Indra Kamis (22/10/2020).

Baca Juga:  Darussalam Bantah Melaporkan M Syaleh di Polresta Bandar Lampung

Indra menyarankan lebih baik mereka mengajukan Pra Peradilan, karena menurutnya dengan mengajukan Pra Peradilan terlihat lebih pas di mata hukum.

“Harusnya mereka mengajukan Pra Peradilan dari pada harus memaksakan meminta permohonan SP3 karena lebih elegan”, katanya.

Reporter: Tommy Saputra

Ahmad Handoko Darussalam Nuryadin Polresta Bandar Lampung

Posting Terkait