Akibat Meletusnya Gunung Agung, Wisata Bali Kehilangan Rp 250 Miliar

Pemandangan Gunung Agung terlihat dari udara, Bali, Kamis (30/11). Kepala Sub Bidang Mitigasi Pemantauan Gunung api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana mengatakan, asap vulkanik Gunung Agung menggalami penurunan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Imbas dari meletusnya Gunung Agung di Karangasem, sampai hari ini Jumat (1/12/2017), Bandara Internasional I Ngurah Rai masih ditutup.

Padahal, Bali sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia sedang berada dalam high season liburan akhir tahun. Menanggapi hal ini, Menteri Pariwisata Arief Yahya yang sedang berada di Sabang, kepada media mengatakan, sekarang nomor satu pelayanan terhadap wisatawan.

Baca Juga:  Gunung Agung Meletus, Gemuruh Terdengar hingga Radius 12 Km

“Memang high season berkurang sangat besar karena Gunung Agung meletus,” ungkap Arief Yahya, seperti dilansir dari liputan6.com.

Arief Yahya menyebut, Bali kehilangan devisa Rp 250 miliar per hari akibat erupsi Gunung Agung dan ditutupnya Bandara I Gusti Ngurah Rai. Angka tersebut didapat berdasarkan perhitungan wisman yang masuk per hari, dikalikan dengan jumlah rata-rata pengeluaran wisman yang menggunakan kurs dolar Rp 13.000, dengan rata-rata pengeluaran per wisman saat berwisata ke Bali sekitar US$ 1.200.

Baca Juga:  Gunung Agung Meletus, Gemuruh Terdengar hingga Radius 12 Km

Jika dihitung secara keseluruhan akan menghasilkan total sekitar Rp 250 miliar.

“Kita sudah pikirkan bersama divert ke Banyuwangi, terutama dari Bali utara bisa ke Banyuwangi. Kalau Lombok sudah bisa dibuka, bisa ke Lombok,” ujar Arief Yahya. (net)

738 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Gunung Agung Meletus

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan