Aksi May Day 2018, FPBI Tuntut Presiden Cabut PP 78/2015

Aksi May Day 2018, FPBI Tuntut Presiden Cabut PP 78/2015

Foto: Ist

BANDAR LAMPUNG – FEDERASI Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), bersama seluruh gabungan massa, hari ini Selasa, 1 Mei 2018 melakukan aksi peringatan hari buruh internasional (mayday).

Peringatan ini serentak dilakukan secara nasional oleh seluruh anggota FPBI.

Sekretaris Jendral FPBI Sukanti, menyampaikan, bahwa aksi serentak nasional ini dilakukan di pusat-pusat pemerintahan.

Tuntuan masih sama seperti sebelumnya, agar Presiden Joko Widodo menghapus PP Nomor 78, yang aturannya dirasa tidak memihak kepada kaum buruh.

“Dalam PP Nomor 78 itu, tertulis bahwa kenaikan upah buruh tidak boleh lebih dari 10 persen.  Sementara itu kenaikan upah ditinjau setiap lima tahun sekali. Itu akan membuat kehidupan kami, kaum buruh, merosot,” kata Sukanti, saat dihubungi Fajar Sumatera, via ponselnya.

Baca Juga:  Massa dari Berbagai Kabupaten/Kota Tuntut Diskualifikasi Paslon Arinal-Chusnunia

Selain itu, kata dia, buruh juga meminta adanya UU Perlindungan buruh sebagai jawaban atas UU Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Pada prakteknya ini gagal melindungi buruh di Indonesia. Melihat banyaknya kasus kekerasan terhadap buruh,” tegas Sukanti.

Setiap tahun, selama tidak ada UU perlindungan buruh dan tidak dicabut PP 78 tersebut, maka setiap tahunnya pasti akan terjadi perjuangan kenaikan upah.

Baca Juga:  Operasi Ketupat 2018 Siap Antisipasi 4 Kerawanan

“Sehingga jawaban sebeneranya adalah ada kepastian upah layak nasional dan ada UU perlindungan buruh. Ini akan terus berlanjut hingga Presiden Joko Widodo memenuhi tuntutan buruh,” ungkapnya.

Untuk diketahui, aksi ini juga digelar di Jabotabek depan Istana Negara dan daerah-daerah seperti Batam, Asahan, Medan, Lampung, Kalimantan Utara, Cianjur dan Mataram aksi di kantor Bupati/Walikota.

“Kami menuntut negara berpihak pada kepentingan buruh dan rakyat karena sudah lama rakyat Indonesia hidup dalam penindasan oleh bangsanya sendiri,” ujarnya.

Sebelumnya, massa FPBI dari berbagai titik mulai bergerak ke tujuan aksi sejak pukul 08.00 WIB menggunakan bus maupun konvoi motor.

Baca Juga:  Warga Pasar Griya Sukarame Gelar Aksi di Depan Kantor Pemkot Bandar Lampung

Massa berjalan dengan tertib sesuai dengan arahan organisasi. Berbagai macam atribut dan poster-poster tuntutan aksi dibawa untuk menyampaikan tuntutan kepada negara.

FPBI dalam peringatan hari buruh kali ini mengusung tema memperkuat persatuan dan solidaritas antar sesama rakyat.

Selain itu beberapa tuntutan seperti persoalan upah, subsidi, demokrasi, dan lain sebagainya juga di angkat dalam aksi May Day tahun ini. (ZN)

1,090 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

may day PP 78/2015

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan