Amnesty DJP Bengkulu dan Lampung Capai Rp552,9 M

BANDARLAMPUNG, FS — Sehubungan akan berakhirnya periode Amnesti Pajak 31 Maret 2017, realisasi pencapaian penerimaan dari program Amnesti Pajak untuk wilayah Kerja Kantor Wilayah (Kanwil)Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung, terhitung sejak dimulainya tax amnesty tahap pertama sampai dengan tanggal 19 Maret 2017 sebesar Rp552,9 Milyar.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kanwil DJP Bengkulu & Lampung, Erna Sulistyowati, dalam acara press Gathering bersama awak media, di Taman Santap Rumah Makan Kayu Bandarlampung, Selasa (21/3).
“Jumlah Rp552,9 M (milyar) itu didapat dari KPP Pratama Bengkulu, Rp29,4 M, Metro Rp58,5 M, Tanjung Karang Rp89,7 M, Kedaton Rp75,8 M, Teluk Betung Rp223,3 M, Natar Rp50,5 M, Kotabumi 12,2 M, Curup Rp6,3M, dan Argamakmur Rp6,8 M”. kata Kakanwil, dididampingi oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjung Karang, Abdul Gani, Kepala KPP Pratama Teluk Betung, Faisal Fatahillah.
Khusus Periode Ketiga, terhitung sejak Januari sampai dengan 19 Maret 2017, penerimaan program Amnesti Pajak Kanwil DJP ini sebesar Rp35 M. Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung memberikan apresiasi kepada semua pihak yang menyukseskan Amnesti Pajak dan terus bersinergi dalam meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak (WP). 
” Target dari Kementrian perpajakan, DJP Lampung dan bengkulu adalah Rp650 M, jadi di periode terakhir ini, Kami akan berupaya mencapainya, dengan terus menghimbau kepada Wajib Pajak yang yang belum ikut program Tax Amnesty” ujar wanita kelahiran Jogjakarta tersebut. 
Apresiasi yang tinggi khususnya disampaikan kepada WP peserta Amnesti di lngkungan Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung dan berharap komitmen selanjutnya untuk menjadi WP yang baik.
Bagi yang belum mengikuti program pengampunan pajak, DJP berharap dapat memanfaatkan waktu yang tersisa sampai dengan tanggal 31 Maret 2017.
Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung akan fokus dan konsisten dalam melaksanakan ketentuan Pasal 18 Undang-undang Pengampunan Pajak setelah berakhirnya masa Amnesti Pajak dengan memanfaatkan momentum era keterbukaan informasi, sehingga tidak ada lagi tempat untuk bersembunyi dari pajak.
Dalam hal Wajib Pajak tidak menyampaikan Surat Pernyataan sampai dengan periode pengampunan Pajak berakhir dan Direktur Jenderal Pajak menemukan data atau  informasi mengenai hartanya yang diperoleh sejak tanggal 1 Januari 1985 sampai dengan 3 Desember 2015, belum dilaporkan dalam SPT Tahunan PPh,  atas harta dimaksud dianggap sebagai tambahan penghasilan yang diterima atau diperoleh WP pada saat ditemukannya harta tersebut.
Bagi Wajib Pajak yang memilki tunggakan pajak dihimbau untuk segera memanfaatkan program Tax Amnesti. DJP atau pejabat yang ditunjuk atas nama Direktur Jenderal Pajak secara jabatan, menghapuskan sanksi administrasi berupa bunga atau denda yang belum dilunasi pada STP dan SKP. 
Surat Keputusan atau putusan untuk masa pajak,  bagian tahun pajak, dan tahun pajak sebelum akhir tahun pajak terakhir, dalam rangka pelaksanaan Amnesti Pajak.
Sanksi administrasi yang dihapus merupakan sanksi administrasi berupa bunga, denda dan kenaikan. Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung berkomitmen untuk melakukan penegakan hukum terutama pasca berakhirnya program amnesty pajak.
Pemerintah akan tetap dan terus menjamin situasi nasional yang kondusif untuk usaha dan investasi.  Selain itu dihimbau kepada Wajib Pajak untuk melaporkan Surat Pemberitahuan(SPT) Tahunan Pajak Penghasilan(PPh)  Tahun 2016 dan mengisi SPT dengan benar,  lengkap, dan jelas.  
Batas waktu Penyampaian SPT tahunan PPh tahun 2016 untuk Wajib Pajak orang Pribadi adalah 31 Maret 2017 dan Wajib Pajak Badan tanggal 30 April 2017.  
Bagi Wajib Pajak yang telah mengikuti program Amnesti Pajak,  harta yang telah disampaikan melalui Surat Pernyataan Harta(SPH)  dilaporkan dalam SPT Tahunan PPh. 
Sementara itu, turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Seksi Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Eni Suryani, Kepala Bidang Humas DJP Bengkulu dan Lampung, Herman. (IH)

119 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment