Anak Berkebutuhan Khusus Layak Dapat Perhatian Pendidikan

Foto: Ist

BANDARLAMPUNG — Sekolah Luar Biasa (SLB) Pelita Kasih menjadi sarana Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) mendapatkan pendidikan. Namun, ditengah besarnya biaya yang dibutuhkan untuk membina dan menterapi individu dengan kemampuan spesial dibutuhkan pula perhatian lebih untuk membantu perkembangannya.

Kepala SLB Pelita Kasih, Roslinde Alma mengatakan sekolah tersebut menjadi yayasan sosial yang bergerak dibidang pendidikan untuk ABK. Dalam 10 tahun pendidiraannya, lembaga itu melayani terapi anak dengan jenis tunagrahita, down syndrom, autis, dan serebral palsi.

“Dalam perkembangannya, kami pun berkembang menjadi SLB. Dibawah keuskupan Katolik kami ingin mengambil bagian untuk mengembangkan potensi ABK. Sebab, tidak semua orang mau dan bisa. Kami memberikan kegiatan terapi dan pendidikan sesuai kebutuhannya. Berdasarkan diagnosa dan program yang dibuatkan psikolog,” kata Linde di SLB Pelita Kasih, Minggu (7/4).

Senada, Ketua Forum Corporate Social Responsibility (CSR), Saptarini mengatakan salah satu visi pembangunan berkelanjutan adalah meningkatkan kemiskinan. Hal itu tidak hanya bagi anak normal, tetapi anak difabel. Keduanya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan lingkungan dan pendidikan yang baik. (*)

Anak Berkrbutuhan Khusus Pelita Kasih SLB

Posting Terkait