Aniaya Pelukis Unders Unila, Warga Rajabasa Terancam 7 Tahun

Tinus | Fajar Sumatera

BANDARLAMPUNG – Seorang pemuda 23 tahun warga Rajabasa, Bandarlampung harus didudukan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, Rabu (11/12), lantaran telah melakukan penganiayaan terhadap seorang pelukis di underpas Unila  hingga mengalami luka luka pada wajah dah sekujur tubuh.

Dalam sidang kali ini, Jaksa turut menghadirkan saksi yang diantaranya seorang korban dari penganiayaan yang dilakukan terdakwa berinisial TJ untuk dimintai keterangannya dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh hakim Ketua Joni Butar Butar.

Dalam kesaksian yang diberikan oleh saksi korban, dirinya membenarkan ada penganiayaan yang dilakukan oleh terdakwa dengan 3 orang rekannya tersebut yang terjadi pada dini hari saat korban sedang bekerja melukis tembok di underpass Unila.

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa, terdakwa melakukan penganiayaan terhadap korban lantaran melihat rekannya berkelahi yang saat itu tidak terima jalan ditutup karena adanya pengerjaan melukis serta keadaan para pelaku yang sedang dibawah pengaruh minuman keras.

Oleh karena perbuatannya tersebut, Jaksa pun menjerat terdakwa TJ dengan pasal tunggal  dengan mengenakan pasal 170 ayat 2 ke 1 KUHP tentang penganiayaan dan terancam menjalani hukuman pidana penjara paling lama selama 7 tahun.

Sementara sidang lanjutan akan digelar kembali pada pekan depan dengan agenda sidang yaitu mendengarkan keterangan terdakwa. (TN)

Aniaya Pelukis Unders Unila Warga Rajabasa Terancam 7 Tahun

Posting Terkait