APBD Defisit, Komisi II DPRD Lampura Pangkas Anggaran Sejumlah Instansi

Anggota Komisi II DPRD Lampung Utara Wansori, di gedung DPRD, Kamis (16/11/2017). (Foto Ropi)

KOTA BUMI – Komisi II DPRD Lampung Utara memutuskan untuk memangkas anggaran dari sejumlah instansi yang menjadi mitra kerja mereka. Pemangkasan ini diperuntukan bagi program atau kegiatan yang dinilai tidak efektif dan efisien.

“‎Karena banyak program atau kegiatan yang tidak efektif dan efisen maka Komisi II berencana memangkas anggaran dari sejumlah instansi yang menjadi mitra kerja kami,” kata Ketua Komisi II DPRD, Wansori, di gedung DPRD, Kamis (16/11/2017).

Wansori menuturkan, kesimpulan untuk memangkas anggaran milik mitra kerja mereka itu diambil seusai pihaknya menggelar rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) belum lama ini. Hasil pemangkasan itu akan mereka alihkan kepada sejumlah instansi yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Baca Juga:  Uang Proyek Macet, DPRD Lampura Gunakan Hak Interpelasi

“Kebijakan pemangkasan dan pengalihan anggaran ini juga untuk menyiasati ‎defisit anggaran yang sedang dialami oleh Pemkab,” urainya.

Program yang bersentuhan langsung kepentingan masyarakat itu salah satunya, menurut Wansori, ialah pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Apalagi, Pemkab Lampung Utara tercatat masih memiliki tunggakan sebesar Rp14 Miliar kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“‎Tunggakan BPJS kita saja sekarang ini mencapai sekitar Rp14 Miliar. Lebih baik kita alihkan untuk hal yang seperti ini karena lebih bermanfaat,” tutur dia.

Baca Juga:  Uang Proyek Macet, DPRD Lampura Gunakan Hak Interpelasi

‎Wansori mengatakan, kebijakan yang akan mereka tempuh ini sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) DPRD, khususnya dalam bidang pengawasan. Tupoksi ini diatur dalam Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014.

“Apa yang kami lakukan ini hanya untuk menjalankan amanat Undang – Undang,” jelasnya.

Kendati memastikan akan mengalihkan untuk program – program yang lebih bermanfaat, namun pihaknya akan terlebih dulu rapat bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Tujuannya untuk mendengar masukan dari TAPD agar anggaran hasil pemangkasan dapat lebih tepat guna dan sasaran.

Baca Juga:  Uang Proyek Macet, DPRD Lampura Gunakan Hak Interpelasi

“Kami akan segera lakukan rapat internal Komisi II disusul dengan rapat dengan TAPD. ‎Setelah itu, baru diputuskan ke mana anggaran hasil efisiensi ini akan diperuntukan,” papar dia.

Wansori berharap, kebijakan yang dilakukan oleh komisinya ini akan diikuti oleh kolega – koleganya yang ada di pelbagai komisi lainnya, seperti Komisi I, III dan IV. Langkah ini mesti dilakukan untuk menyiasati agar anggaran yang akan digunakan pada tahun 2018 mendatang lebih efektif dan efisien.

‎‎”Demi efektivitas dan efisiensi anggaran, saya harap rekan – rekan komisi lainnya melakukan hal yang sama,” harapnya.(ri/iv)

 

643 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

APBD Lampung Utara DPRD Lampung Utara Siasat Defisit

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan