Apdesi Tanggamus Minta Perlindungan Hukum

ilustrasi

BANDARLAMPUNG – Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Tanggamus meminta perlindungan hukum terkait pengaduan politik uang ke DPRD Provinsi Lampung.

“Waktu itu ada sekitar 600 amplop dari pimpinan desa (pimdes) yang akan dibagikan ke masyarakat setempat. Saya juga sempat menanyakan ke pimdes terkait darimana aliran dana itu. Kemudian, pimdes itu menjawab dari pimpinan kecamatan partai Golkar. Setelah itu saya tanya lagi, kamu mendengar uang dari pimpinan kecamatan partai Golkar bersumber dari mana, ia kembali mengatakan bahwa uang itu dari Nyonya Lee sapaan akrab Purwanti Lee. Tapi saya tidak tahu siapa nyonya Lee itu,”Kata Anggota APDESI Tanggamus, Zudarwansyah seraya menirukan pernyataan dari Pimdes setempat saat Hiring bersama Pansus DPRD Provinsi Lampung, Selasa (10/7).

Mendengar Hal itu, dirinya mencoba bertanya dengan beberapa kepala desa di kabupaten Tanggamus untuk mencari tahu dan memastikan apakah peristiwa dugaan politik uang itu dialami oleh beberapa kepala desa lainnya.

“Jadi saya tanya dengan kepala desa lain, katanya banyak juga kejadian serupa dan kabarnya uang yang didalam amplop itu masih dirumah. Jadi bukan hanya saya sendiri yang mengalami peristiwa itu, tetapi hampir seluruh kepala pekon di Tanggamus mendapat barang bukti itu. Jadi saya kira, kecil amat jika  mau bawa barang bukti dan saksi untuk dihadirkan di hiring ini. Mau barang buktinya hingga 17 mobil, maka akan kami bawa. Tetapi mohon  kami dilindungi,”ucapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung, Tony Eka Chandra meminta agar apa yang telah disampaikan oleh beberapa perwakilan Apdesi terkait adanya dugaan politik uang dari pasangan calon nomor urut tiga Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim berupa fakta dan diperkuat dengan adanya bukti.

“Yang memberikan itu siapa dan latar belakangnya gimana serta apa motifnya. Kemudian bukti yang dikasih apa dan dimana sebagai landasan bukti hukum. Apakah cerita dari teman-teman bahwa telah terjadi money politik itu ada alat peraganya seperti gambar atau stiker didalamnya,”ucapnya. (*)

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan