Arinal Djunaidi Biang Kerok di Golkar

Foto istimewa

BANDARLAMPUNG-Ketua DPD II Partai Golkar Lampung Arinal Djunaidi biang kerok konflik di internal partai lantaran memaksakan diri mencalonkan sebagai Gubernur Lampung. Para kader menilai Arinal tak layak dicalonkan sebagai
gubernur.

Hingga kemarin, Arinal masih menyosialisasikan diri untuk maju dalam pemilihan Gubernur dengan menggelar berbagai pertunjukkan dengan iming-iming berhadiah untuk mengundang massa. Padahal, sudah jelas-jelas para kader partai berlambang pohon beringin itu menolaknya untuk maju dalam pilgub mendatang.

Dua kader internal partai, secara terang-terangan menolak Arinal, yakni Romi Husin dan Fasni Bima. Keduanya menegaskan Arinal belum layak maju sebagai gubernur.

Baca Juga:  Arinal Gandeng Nunik, Musa Zainudin: Kok PKB Lampung Jadinya Begini Ya

“Lagi pula pencalonan tidak sesuai mekanisme yang berlaku di partai.” kata dia.

Terlebih, pencalonan di Partai Golkar, penjaringan calon gubernur harus melalui survei, sesuai dengan aturan yang tercantum pada Juklak DPP Partai Golkar Nomor 6 Tahun 2017.

“Saya selaku Sekretaris DPD II Golkar Kabupaten Pesawaran tidak sepakat jika Arinal jadi cagub dari Golkar. Karena pencalonan tidak dilakukan sesuai mekanisme harusnya ada proses bukan
ujuk-ujuk, tidak melalui mekanisme yang diatur dalam Juklak nomor 6 itu,” kata Romi Husin, Senin (3/7).

Baca Juga:  DPP Golkar Segera ‘Bersih-Bersih’ Kroni Setya Novanto

Dia menilai masih banyak kader-kader di Partai Golkar yang sangat layak dan mumpuni untuk maju dicalonkan sebagai guburnur.

“Seperti Alzier Dianis Tabranie, Aziz Syamsudin, Riswan Tony dan lainnya. Jadi menurut saya Arinal Djunaidi itu belum layak,” ungkapnya dia.

Bahkan Fasni Bima secara tegas menilai Arinal Djunaidi bukan kader lama, dan masih banyak kader dari partai beringin yang bisa dan mumpuni serta layak dijual dan punya potensi menang dalam pilgub mendatang.

“Kami selaku kader tulen partai Golkar menolak, apalagi dia orang luar, baru seumur jagung jadi di Golkar. Kita ini menegakkan aturan partai. Kalau aturan partai saja dilanggar, bagaimana ke depannya,” ujar Fasni Bima.

Baca Juga:  Panwaslu Usut Pelanggaran Arinal-Nunik

Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi DPD I Partai Golkar Ali Imron yang diminta komentarnya mengaku belum mengetahui adanya penolakan sejumlah kader Golkar atas pencalonan Arinal.

“Saya belum dengar, itu tertulis apa gimana, jadi kita belum berkomentar banyak,” ujar Ali Imron yang juga angota DPRD Provinsi Lampung ini. (*)

Arinal Djunaidi

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan