Atap Aula SMPN 22 Bandarlampung Ambruk Diterpa Angin Kencang

BANDARLAMPUNG – Atap Aula SMPN 22 Bandarlampung yang berada di lantai 3, rubuh diterpa angin kencang disertai hujan deras sekira pukul 17.20 WIB, Jumat (22/5).

“Awalnya hujan dulu, kemudian ada angin agak kencang, kurang lebih 15 menit, langsung atap ambruk. Angin kencang berlangsung selama 10 menit,” kata Solihin selaku penjaga sekolah kepada Fajar Sumatera.

Menurut Solihin, saat atap aula ambruk keadaan sekitar sekolah dalam kondisi sepi.

Mengetahui peristiwa tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Pemkot Bandarlampung, Sukarma Wijaya, didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Eka Afriana Novel turun meninjau ke lokasi.

“Sebagian atap aula SMPN 22 terbang dibawa angin kencang, bukan angin puting beliung,” ujar Sukarma.

Dia memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung agar segera melakukan perbaikan atap aula.

“Kita nanti akan mengajukan ke BPBD melalui dana penanggulangan bencana,” katanya.

Kerusakan atap aula dipastikan tidak mengganggu proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada 29 Juni mendatang.

“Untuk ruangan kelas tidak terganggu,” ujarnya.

Sukarma menargetkan perbaikan atap aula yang terbuat dari rangka baja selesai dalam 3 minggu.

“Setelah selesai beberes ini, kita ajukan ke BPBD paling lambat awal bulan Juni atau paling cepat akhir bulan ini setelah Lebaran,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan satuan BPBD bersama Dinas PU Bidang Penerangan Jalan Umum masih melakukan evakuasi material bangunan yang rubuh.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, situasi sekitar lingkungan sekolah gelap karena arus listrik dipadamkan guna menghindari hubungan arus pendek. (Josua/Tinus)

Posting Terkait