Atasi Banjir, Pemkab Asahan Normalisasi Saluran Air

Normalisasi saluran pembuangan air/Istimewa

Fajarsumatera.co.id – Pemerintah Kabupaten Asahan melakukan aksi nyata tanggap banjir dengan melakukan normalisasi saluran pembuangan air.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), saluran pembuangan air yang di normalisasi berada di daerah Kebun Sei Dadap, yang merupakan alur pembuangan air dari Kisaran Naga, di Seputaran Jalan Sutami dan Parit Busuk Belakang Stadion Mutiara, serta Air Karang Anyar.

“Sejak kemarin pemerintah mulai merealisasikan pekerjaan normalisasi saluran pembuangan air di sejumlah parit guna mengantisipasi banjir disaat musim hujan. Dan ini merupakan wujud nyata janji politik Surya – Taufik,” kata Kepala Dinas Kominfo Asahan, Rahmat Hidayat, Selasa (30/3).

Baca Juga:  Dinkes Asahan dan Satgas BKB Sumut Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis

Pemkab Asahan sendiri sudah menyiapkan satu unit alat berat eskavator yang akan difungsikan untuk kegiatan normalisasi saluran air dimulai sejak kemarin (24/3), yang akan dikerjakan dibeberapa titik.

“Sesuai instruksi Bupati Asahan, normalisasi parit atau kanal, akan menjadi prioritas dibeberapa titik rawan genangan air, mengingat kondisi saluran air tersebut sudah sangat memprihatinkan, karena dipenuhi sampah-sampah dan semak rerumputan,” papar Rahmat.

Selanjutnya pihaknya, akan melakukan normaliasasi di titik titik yang menjadi penyebab banjir pada saat musim hujan.

“Alat berat digunakan untuk membuka kembali saluran air yang hilang karena tertimbun tanah. “Normalisasi ini akan dilakukan secara bertahap” kata dia.

Baca Juga:  Kabupaten Asahan Terima 4.440 Vaksin Sinovac

Ia juga menjelaskan bahwa penggerukan pada saluran buangan air dimaksudkan agar daya tampung air lebih besar lagi dari sebelumnya.

Sementara Bupati Asahan Surya, mengatakan normalisasi saluran pembuangan air yang berada di Kota Kisaran yang dilakukan saat ini merupakan langkah nyata yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi banjir yang selalu melanda Kota Kisaran pada saat hujan turun.

Bahwa langkah yang diambil saat ini dengan melakukan pengerukan pada lokasi lokasi buangan air adalah merupakan realisasi dari salah satu janji politik pasangan Surya-Taufik pada saat kampanye yang lalu, yaitu Kota Kisaran bebas banjir.

Baca Juga:  Bupati &Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan PD Al-Jam’iyatul Washliyah

Dalam mewujudkan Kota Kisaran bebas banjir, Bupati Surya juga meminta peran serta masyarakat dalam mengatasi permasalahan banjir dengan cara menjaga lingkungan sekitar dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Peran serta masyarakat lebih penting dan menjadi solusi awal, ketika pemerintah juga mempersiapkan solusinya. Produsen sampah terbesar adalah manusia, maka manusialah yang menjaga lingkungan untuk tetap terjaga agar sampah  tidak terbuang bukan pada tempatnya,” imbau Bupati.

Bupati juga menghimbau kepada masyarakat bekerjasama dengan pihak kelurahan untuk secara berkala melakukan gotong royong membersihkan saluran air dan diharapkan kepada masyarakat untuk tidak menutup saluran air.

 

Reporter : Herman Harahap

Asahan Normalisasi

Posting Terkait