Baliho Mustafa Bikin Panwaslu Keder

Baliho Mustafa dan Ahmad Jajuli.

BANDARLAMPUNG – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bandarlampung terkesan takut alias keder menertibkan baliho di posko tim pemenangan pasangan Mustafa – Ahmad Jajuli. Mereka hanya bisa menghimbau tanpa berani menindak sesuai aturan.

“Ukurannya melebihi batas yang ditetapkan, tapi Panwaslu tidak dapat menertibkan banner tersebut karena berada di rumah pemenangan resmi,” kata Anggota Panwaslu Bandarlampung Yahnu Wiguno Sanyoto, Rabu (21/2/2018).

Baca Juga:  Setnov Tersangka, Dampak Buruk Membayangi Pencalonan Arinal

Akan tetapi, dia akan berkoordinasi dengan tim pemenangan Mustafa – Jajuli untuk mengubah ukurannya sesuai dengan peraturan. “Kalau mau ditertibkan tidak bisa, karena berada di rumah pemenangan  yang resmi. Tetapi, kita nanti akan berkoordinasi untuk merubah ukurannya,” jelasnya.

Diketahui, Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Baca Juga:  Kembali Demo, Massa KRLUPB Perjuangkan Nasib Lampung ke Depan

Dalam PKPU itu menyatakan, baliho/billboard/videotron paling besar ukuran 4  meter x 7 meter, paling banyak lima buah setiap Pasangan Calon untuk setiap kabupaten/kota.

Kemudian, umbul-umbul paling besar ukuran 5 meter x 1,15 meter, paling banyak 20  buah setiap Pasangan Calon untuk setiap kecamatan. Terakhir, spanduk paling besar ukuran 1,5  meter x 7  meter, paling banyak dua buah setiap Pasangan Calon untuk setiap desa atau sebutan lain/kelurahan.(ZN/TM)

Baca Juga:  Resmikan Pilgub Lampung 2018, Ridho Ajak Pemilih yang Bawa Perbaikan

 

baliho mustafa Pilgub Lampung 2018

Penulis: 
    author

    Posting Terkait