Bambang Suryadi Ajak Masyarakat Jaga Nilai Budaya Indonesia

Bambang Suryadi (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Calon anggota DPR RI, Bambang Suryadi (Basur) mengajak seluruh lapisan masyarakat menjaga nilai-nilai budaya untuk mewujudkan toleransi antar sesama. Hal ini penting karena akhir-akhir ini masih maraknya terjadi intoleransi di negeri ini.

Dengan berbagai macam ragam budaya yang ada di Indonesia, hal tersebut merupakan sesuatu kekayaan tersendiri dari sudut pandang, pola berfikir yang berbeda-beda. Walaupun daerah Indonesia yang majemuk terdiri dari berbagai macam latar belakang maka perlu diingat kembali bahwa Indonesia itu satu.

Baca Juga:  MB dan BS Kandidat Ketua PDIP Lampung, Eva Belum Layak

“Dengan berbagai macam budaya itu kita akan mempunyai cara pandang, alur pikir dan pola pikir sehingga walaupun kita berbeda-beda tetap satu. Bhineka Tunggal Ika,” kata Bambang Suryadi dalam acara Pentas Seni Budaya Tari di Gaya Baru 8, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah, Kamis (11/10).

Sudah 73 tahun Indonesia merdeka, namun akhir-akhir ini masih terjadi intoleransi karena kepentingan politik segelintir golong, kemudian merusak nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika. Maka sangat perlu rasanya untuk menjaga budaya kita.

Baca Juga:  Bambang Suryadi Tinjau Pembangunan Jembatan Darurat

Bambang yang juga penasehat persatuan dalang Indonesia (pepadi) Lampung Tengah berpendapat, ketika budaya mewujud dalam Bhineka Tunggal Ika dilandasi UUD 1945. Tentu kebhinekaan di Indonesia sangat kompleks.

“Budaya Melayu diujung barat hingga budaya tinggi dipuncak Jayawijaya. Menghayati untuk mewujud dalam bhineka, budaya mempunyai sejuta makna disetiap bumi Nusantara. Tak mungkin disamakan, tak perlu diruncingkan, karena itu jadi kekayaan tak terbeli di bumi Pertiwi,” katanya.

Baca Juga:  Bambang Suryadi Gotong Royong Bangun Pure

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  terbentuk dengan berbagai macam perbedaan. Hal ini tentu perlu adanya persatuan dan kesatuan. Toleransi sendiri perlu dipupuk setiap hari dengan kegiatan positif dan saling menghargai pendapat orang lain.

“Jadi kalau budaya ini terus dijaga maka kebiasaan hidup juga akan terjaga. Sehingga toleransi itu lebih mudah terjalin melalui kebiasaan yang positif,” tegasnya. (*)

Bambang Suryadi

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan