Bandara Radin Inten II Segera Jadi Embarkasi Haji Penuh

Nizar

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Prof Nizar, menjelaskan kepada awak media terkait peralihan status Bandara Radin Inten II menjadi embarkasi haji penuh di Rumah Kayu, Wayhalim, Bandar Lampung, Sabtu (3/2/2018) malam. Foto: Ist

BANDAR LAMPUNG – UPAYA Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, menjadikan Bandara Radin Inten II sebagai bandara dengan embarkasi haji penuh tinggal menunggu pembicaraan dengan tiga kementerian, yaitu Kementerian Pertahanan, Sekretariat Negara, dan Kementerian Perdagangan.

Hal itu diungkapkan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Prof Nizar, Sabtu (3/2/2017) malam di Rumah Kayu, Wayhalim, Bandar Lampung.

Baca Juga:  Bandara Radin Inten II Tuntaskan Penerbangan Jemaah Haji

“Kalau sudah dilaksanakan pembicaraan dengan ke-3 kementerian itu, maka tinggal menunggu keputusan penetapan status embarkasi haji penuh,” ujar Nizar.

Pembicaraan dengan 3 kementerian ini, lanjut Nizar, akan menghasilkan penetapan keputusan untuk menjadikan Bandara Radin Inten II sebagai bandara embarkasi haji penuh.

“Oleh karena itu, kita mendorong Pemerintah Provinsi Lampung segera melakukan pembicaraan dengan 3 kementerian ini,” katanya.

Sejauh ini, Pemeritah Provinsi Lampung berusaha keras menjadikan Bandara Radin Inten II sebagai embarkasi haji penuh. Pihak Pemprov bahkan berhasil mendatangkan Tim Kementerian Agama ke Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Kemenhub Tambah Ketebalan Landasan Bandara Radin Intan II

Tim tersebut dipimpin Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Prof Nizar, yang melakukan peninjauan langsung ke Bandara Radin Inten II dan Asrama Haji Islamic Center.

Nizar menjelaskan, kunjungan kerja yang dilaksanakan ini adalah meninjau kesiapan Provinsi Lampung menjadikan Bandara Radin Inten II menjadi bandara internasional dan kesiapan asrama haji menjadi asrama haji embarkasi.

“Pada hari ini, (Sabtu 3/2/2018), kita sharing bersama. Termasuk memiliki landasan pacu bandara yang memenuhi syarat, seperti panjangnya run away. Kalau hal itu bisa dilakukan, tentu asrama haji antara bisa menjadi asrama haji embarkasi,” kata Nizar.

Baca Juga:  DPRD Lampung Sambut Baik Langkah Pemprov Membenahi Bandara

Bandara internasional merupakan penerbangan koneksi antar negara.

“Kalau asrama haji sudah memenuhi syarat apalagi ada penambahan penambahan fasilitas baru sebagai kelengkapan fasilitas calon jamaah, paling tidak dua kloter harus tertampung dalam asrama haji. Jadi kalau bandara bisa memproses ini tentu ketetapan asrama embarkasi haji penuh akan cepat, sehingga bisa mengejar pemberangkatan haji tahun 2018,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bandara Radin Intan II, Asep Kosasih Samapta, menjelaskan bahwa pihak bandara selalu siap mendukung untuk menjadikan embarkasi haji penuh.

“Kami sudah memenuhi segala requirement. Maret 2018 ini, terkait masalah garbarata sudah selesai. Bandara Radin Inten II meskipun Kelas 1 tapi Kelas 1 plus,” ujar Asep. (*)

Bandara Radin Inten II Embarkasi Haji Penuh

Posting Terkait