Banjir Rendam 380 H Sawah di Way Kanan

Foto: Ist

WAYKANAN – KEPALA Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perternakan Maulana Muhidan mengatakab, Sebanyak 380 Hektare sawah petani warga terancam gagal panen / Fuso, ini dampak dari banjir bandang yang di akibatkan meluapnya sungai Way Umpu dan Way Kanan di beberapa Kecamatan.

“Bila banjir inj masih terus berlangsung hingga satu pekan terakhir, dappat di pastikan para petani akan gagal panen,”Ujar Maulanan M. Kepala dinas Pertanian Hortikultura dan perternakan Kabupaten Waykanan, Senin (26/2/2018)

Baca Juga:  Wabup Way Kanan Bantu Evakuasi Wanita Hamil Korban Banjir

Dia, Maulanan menjelaskan Banjir tersebut merendam sejumlah sawah milik warga di enam kecamatan yaitu  Kecamatan Pakuan Ratu, Bahuga, Way Tuba, Negara Batin, Negeri Besar dan Bumiagung.

Bila sampai pekan ini air tidak surutt, dapat di pastikan, sawah milik warga yang terendam baanjir maka akan mengalami gagal panen. Ini pernah terjadi pada lima tahun lalu, bahkan hampir ratusan hektare sawah terendam banjir dan mengalami gagal panen.

Baca Juga:  Adipati Minta BPBD Pantau Banjir

“Ini kejadian mirip lima tahun lalu, bahkan lebih banyak sawah yang terendam dari pada sekarang,” jelasnya

Sawah yang terendam banjir yaitu Kecamatan Negara Batin, terdapat 150 hektar, Kecamatan Bahuga, Kampung Tulang Bawang ada 50 hektar sawah terendam banjir, Kampung Bumi Agung 30 hektar, Kampung Dewa Agung 40 hektar, dan di Kecamatan Way Tuba, Kampung Way Tuba Asri 60 hektar.

Baca Juga:  Banjir Way Kanan Rendam 30 Kampung dan 1500 KK

Ia menjelaskan, akan langsung survei ke lapangan dan untuk mendata sejumlah sawah yang terkena banjir untuk di data dan di ajukan asuransi ke Kementerian Pertanian.

“Yang pasti saya tanya ke petani apakah mereka mengasuransikan sawah mereka atau tidak. Bila di asuransikan maka akan mendapatkan ganti rugi bila tanaman mereka mengalami fuso,”kata Maulanan. (*)

Banjir Way Kanan

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan