Bank Indonesia Berikan Izin 5 Uang Elektronik

Ilustrasi. (Ist)

Jakarta – Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan izin untuk sejumlah produk uang elektronik berbasis server. Ada lima entitas uang elektronik yang izinnya telah keluar.

“Benar, sudah ada lima pemohon uang elektronik yang mendapatkan izin,” kata Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko kepada wartawan, seperti yang dilansir dari detik.com, Jumat (1/6/2018).

Baca Juga:  Dizaman Media Sosial Ini, Bank Indonesia (BI) Berharap Generasi Baru Menjadi Cyber Army Untuk BI

Dari lima uang elektronik tersebut Onny membenarkan jika PayTren atau uang elektronik milik Ustaz Yusuf Mansur juga telah mendapatkan izin dari BI.

Pada 2017 BI memang membekukan sementara 10 layanan isi ulang uang elektronik. Hal tersebut dilakukan karena penerbit sedang memproses izin dari bank sentral.

Ada empat layanan uang elektronik yang akrab di masyarakat seperti BukaDompet milik BukaLapak, TokoCash milik Tokopedia, ShopeePay milik Shopee dan PayTren.

Baca Juga:  BI Perluas Akses Informasi Digital

Perizinan harus dilakukan Berdasarkan Surat Edaran BI Nomor 16/11/DKSP tanggal 22 Juli 2014 tentang penyelenggaraan uang elektronik, penerbit uang elektronik wajib mendapatkan izin dari Bank Sentral jika floating fund mencapai Rp 1 miliar. (net/hp)

BI Uang Elektronik

Posting Terkait