Banten Pelajari Sistem Pengadaan Elektronik Pemprov Lampung

Hamartoni Ahadis

Komisi I DPRD Provinsi Banten diterima Plt Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis di Ruang Sungkai Balai Keratun, Jumat (12/1/2018). Foto: Ist

BANDAR LAMPUNG – PENERAPAN Layanan Pengadaan Secara Ekektronik (LPSE) yang diterapkan Gubernur Muhammad Ridho Ficardo di Pemprov Lampung mengundang minat DPRD Banten untuk mempelajari sistem layanan tersebut.

Pada Jumat (12/1/2018), Komisi I DPRD Provinsi Banten diterima Plt Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis di Ruang Sungkai Balai Keratun.

Baca Juga:  Kemensetneg dan Pemrov Lampung Lakukan Perjanjian Pinjam Pakai Tanah

“Mereka (DPRD_red) belajar ke Lampung untuk mengetahui bagaimana mekanisme LPSE menjadi badan pengadaan juga mekanisme pengadaan itu sendiri. Dan sudah kita jelaskan secara umum kepada mereka,” ujar Hamartoni.

Lebih lanjut Hamartoni menjelaskan, Lampung juga telah membentuk Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) mengingat beban kerja dalam hal Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yang melayani 50 OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Baca Juga:  HKN ke-53, Gubernur Ridho Bantu Operasi Katarak Gratis 270 Pasien

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa diterapkan sehingga dapat menentukan status pengadaan barang di 2018 ini,” ujar Hamartoni.

Sementara itu, Zaid Elhabib, Ketua Rombongan DPRD Banten mengatakan, penerapan teknologi dalam pengadaan barang/jasa akan mempermudah dan mempercepat pengadaan barang dan jasa yang lebih akuntabel dan efisien.

Hal ini yang mendasari DPRD Banten untuk belajar kepada Pemerintah Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Pemprov Lampung dan Pemkot Metro Kembangkan Terminal Mulyojati

“Provinsi Banten memang sengaja belajar banyak dari Provinsi Lampung, terutama terkait dengan BLPBJ dan penerapan di teknologi informasinya. Penerapan teknologi inilah yang ingin kita ketahui lebih jauh,  agar pelaksanaan pengadaan barang dan jasa bisa lebih efektif dan efisien. Kita juga berharap hal ini dapat diterapkan di Banten,” kata Zaid.

Seperti diketahui, Gubernur Ridho gencar melakukan inovasi terkait penggunaan teknologi informasi. Gubernur memandang sistem elektronik tidak saja efektif dan efisien, tapi juga dapat mencegah penyimpangan. (*)

DPRD Banten LPSE Pemprov Lampung

Posting Terkait