Bapenda Lampung Kejar Target Pajak Kendaraan Bermotor

Sekertaris Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung, Rozali (ist)

BANDAR LAMPUNG – Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) pada triwulan pertama masih jauh di bawah target yang biasanya sudah di atas 50 persen.
Pada triwulan I 2018, dari target seluruh penerimaan pendapatan daerah sebesar Rp829, 6 miliar, terealisasi Rp166,7 miliar atau sekitar 20 persen. Sementara untuk PKB, dari target Rp618 miliar baru terealisasi sebesar Rp162,9 miliar atau 26,37 persen.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung E. Pieterdono melalui Sekretaris A. Rozali mengungkapkan, hal ini dikarenakan ada kenaikan target yang diberikan untuk BBN-KB. Pada  2017 target, capaian BBN-KB hanya sebesar Rp623 miliar.
“Adanya perubahan kenaikan, perhitungan di APBD murni tahun lalu. Sepertinya dalam kondisi ini sulit tercapai. Tapi sudah keputusan harus dijalankan,” ujar Rozali, Rabu (4/4).
Dikatakannya, ini menjadi tantangan baginya jika perekonomian di Lampung dalam perjalanannya mengalami penurunan. Sebab, pembayaran pajak dan BBN-KB ini juga bergantung kepada kondisi perekonomian nasional dan daerah.
”Untuk yang lain rata-rata sudah diatas 20 persen, memang untuk diawal begini. Tapi semoga semakin ke depan bisa ditingkatkan,” ungkapnya.
Saat disinggung apakah Pemerintah  Provinsi (Pemprov) Lampung akan kembali mengambil kebijakan pemutihan tahun ini, dia mengaku tidak bisa memastikan hal tersebut. Sebab, hal ini bukan merupakan kewenangan sepihak.
”Itu kebijakan pimpinan dan juga kesiapannya harus dimatangkan, kita lihat nanti untuk saat ini belum bisa dipastikan,” pungkasnya.(ZN)

Bapenda Lampung Rozali Target PAD

Posting Terkait