Bapenda Pesawaran Tertibkan Wajib Pajak

Pesawaran (FS)-Pemerintah Kabupaten Pesawaran tak main main dalam menegakan peraturan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Pemerintah tak main-main akan mensegel plang nama atau merek toko milik pelaku usaha yang membandel tak taat dalam membayar pajak reklamenya.

Hal ini dilakukan menindak lanjuti intruksi Pj. Bupati Pesawaran, Eriawan,SH dan tidak lain, semata-mata untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta menumbuhkan kesadaran wajib pajak (WP) agar taat dalam membayar pajak.

Kepala Bapenda, Wildan,SE.MM, didampingi Sekretaris Merian, melalui Kepala Bidang Pajak Daerah dan lainnya, Syarif Husin, sebelum sanksi tegas diterapka kepada WP, pihaknya terlebih dahulu menghimbau dengan beberapa kali melayangkan surat kepada WP agar segera membayar pajaknya. Namun himbauan itu tidak digubris sama sekali oleh para pelaku usaha.

“Ya, ternyata himbauan kami tak dianggap oleh mereka, maka kami punya inisitif untuk turun kelapangan. Dan hari ini juga kami beroperasi turun kelapangan guna penertiban plang reklame,”katanya, disela-sela penertipan plang reklame, Senin (30/10/2020).

Dijelaskan Syarif, giat kita ini sesuai dengan intruksi Plt. Bupati Pesawaran, Eriawan, SH, juga sebagai upaya Pemkab untuk memberikan penekanan dan ketegasan kepada wajib pajak, agar tidak menganggap sepele, terhadap kewajibannya untuk membayar pajak plang reklame yang terpasang dilokasi tempat usahanya.

“Selain guna mendongkrak PAD, operasi penertiban terhadap plang reklame, yang belum membayar pajaknya itu. Merupakan bentuk ketegasan Pemkab Pesawaran, agar wajib pajak tidak lalai dengan kewajibannya,”ungkapnya.

Masih kata Syarif, penertiban dengan melakukan eksekusi terhadap sejumlah plang reklame, yang terbukti tidak atau mengabaikan kewajiban pajaknya, merupakan upaya terakhir pihaknya dalam bersikap tegas, kepada siapa saja wajib pajak, yang abai terhadap kewajibannya.

” Eksekusi merupakan tindakan akhir yang kita terapkan. Sebab sebelum kita eksekusi, kita sudah beri peringatan sampai dua kali kepada pemiliknya, agar memenuhi kewajibannya. Kalau masih diabaikan, ya solusinya gak ada lagi, selain di eksekusi,” tegasnya.

” Bentuk eksekusinya, kalau plangnya gak sampai diturunkan untuk diamankan, paling enggak pada plang akan ditulis dengan kalimat “Tidak Bayar Pajak Reklame” sebagai terapinya ,”tuturnya.

Sementara itu, Kabid Tramtib Sat Pol PP Kabupaten Pesawaran, Joko mengatakan, bahwa dalam kegiatan operasi penertiban pajak plang reklame, pihaknya menerjunkan sebanyak 15 personil, guna membackup tugas Bapenda Pesawaran.

” Disini tugas kita membackup penuh kegiatan penertiban plang reklame di lapangan, sekaligus mengeksekusi semua plang reklame, yang terbukti tidak bayar pajak,” ujarnya.

” Eksekusinya seperti menurunkan, mecopot atau menulis dengan cat semprot, kalimat” Tidak Bayar Pajak Reklame” semua kita lakukan sesuai dengan kewenangan tugas yang kita emban,”pungkasnya. (zainal)

Posting Terkait