Baru Keluar Lapas Menggala, SI Kembali Terseret Kasus Narkoba

Bandit Kambuhan Narkoba

Ilustrasi.

TULANG BAWANG – Menjalani hukuman penjara selama empat tahun lebih, ternyata tidak membuat jera bandit kambuhan, SI alias ME (42). Hanya berselang dua bulan pasca menjalani kurungan badan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Menggala, Tulangbawang (Tuba), SI kembali berulah dengan kasus yang sama yaitu menjadi pengedar (penjual) narkoba jenis sabu-sabu. Polisi pun akhirnya meringkus SI pada Kamis (7/12/2017) lalu.

“Pelaku merupakan penjahat kambuhan untuk kasus narkoba. Pada Kamis (7/12) siang sekitar pukul 11.00 Wib, petugas berhasil meringkus di rumahnya. Dimana pelaku tercatat baru keluar dari Lapas Menggala pada September lalu dengan kasus yang sama,” terang Kasat Narkoba Polres Tuba, AKP M Doni Novandri Burni, Sabtu (9/12/2017).

Baca Juga:  Menteri Agama Lukman Saifuddin Resmikan Kampus I IAIN Metro Lampung

Kasat Narkoba Polres Tuba ini juga menjelaskan, tersangka ditangkap berdasarkan adanya Laporan Polisi Nomor: LP/363/XII/Polda Lpg/Res Tuba tanggal 7 Desember 2017. Dimana, sebelumnya anggota Satnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat tentang aktivitas yang dilakukan SI di rumahnya yang sering dijadikan tempat transaksi penjualan narkoba jenis sabu.

Kemudian, anggota melakukan penyelidikan untuk memastikan informasi tersebut. Selanjutnya anggota langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah tersangka SI dan ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu. Petugas pun membawa tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Tuba.

Baca Juga:  Peringati HKSN Gubernur Lampung Berbagi Tali Asih

Adapun barang bukti (BB) yang berhasil disita petugas dari tangan tersangka diantaranya 24 paket sabu, satu buah timbangan digital, sembilan bungkus plastik klip dan 1/2 potong pil ekstasi atau inex. Saat ini, tersangka sudah ditahan di Mapolres Tuba untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka  akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 144 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka akan diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 26 tahun dan pidana dengan paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp13 miliar,” kata Doni. (*/LP)

2,225 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Lapas Menggala Narkoba Terkini

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan