Bawaslu Bisa Diskualifikasi Calonkada

BANDARLAMPUNG-Anggota Bawaslu RI Bidang Hukum Fritz Edward Siregar menegaskan bahwa Bawaslu saat ini memiliki kewenangan besar dan bisa mendiskualifikasi calon kepala daerah (Calonkada) saat digelarnya ajang pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“ Contohnya seperti yang terjadi di Jayapura dimana calonnya didiskualifikasi,” kata Edward di Kantor Bawaslu Lampung saat secara resmi mewakili Ketua Bawaslu RI dalam acara launching Pusat Pengawasan Partisipatif Bawaslu Lampung, Jumat sore (17/11).

Baca Juga:  Bawaslu Antisipasi 'Serangan Fajar'

Calonkada memiliki batasan dalam menerima sumbangan dana untuk kampanye.

“Batas sumbangan itu Rp75 juta, kalau sampai Rp750 juta itu artinya udah level APBD,” ucapnya.

Oleh karena itu, Fritz  meminta masyarakat secara partisipatif memberi masukan, laporan dan pengaduan kepada Bawaslu.

“Misalnya salah seorang calon melaporkan dana kampanye Rp100 juta tetapi menggelar acara dengan melibatkan artis nasional yang honornya jelas tidak masuk akal dengan biaya kampanye itu. Maka Bawaslu akan memiliki data yang cukup untuk melakukan penindakan,” kata dia.

Baca Juga:  Bawaslu: 12 Provinsi Berikut Rawan Penyebaran Hoaks

Fritz yang saat memberikan keterangan didampingi Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, mengaku bawa pelaksanaan kampanye di politik cukup marak.

“Soal baliho misalnya, Bawaslu tidak memiliki personel untuk menurunkan baliho dan spanduk yang dinilai melanggar. Seharusnya itu merupakan kerja pemda melalui Pol PP misalnya,” ujar Fritz.(TM)

Bawaslu Bisa Calonkada Diskualifikasi

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan