Bawaslu Lampung Hadapi Dua Laporan di DKPP

BANDAR LAMPUNG –  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung menghadapi dua gugatan atau laporan di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Pertama, Bawaslu Lampung sedang menjalani sidang di DKPP atas laporan KRLUPB terkait pilgub Lampung, kedua, Bawaslu Lampung juga menghadapi laporan terkait proses seleksi anggota Bawaslu kabupaten/kota.

Kuasa hukum pelapor, Heri Hidayat mengatakan, di dalam laporan nomor 222/I-P/L-DKPP/2018 itu, dirinya sebagai kuasa tiga orang pendaftar Bawaslu Lampung Timur (Lamtim).

Baca Juga:  Bawaslu Lampung Harap Bulan Mei NPHD

“Yang dilaporkan Bawaslu RI dan Bawaslu Lampung. Itu laporan terkait seleksi bawaslu kabupaten/kota. Sekarang perbaikan berkas dan tambahan bukti – bukti. Tinggal tunggu verifikasi lagi,” kata Heri, seperti yang dilansir dari setialampung.co.id, sabtu (8/9/2018).

Heri menjelaskan, yang dilaporkan terkait pembiaran terhadap proses seleksi yang diduga kuat cacat prosedur.

“Pemangkasan pendaftar dari ranking berkas itu yang cacat prosedur. Scoring itu melampaui UU dan perbawaslu. Karena berkas administrasi pendaftar itu harusnya cuma diteliti kelengkapan keabsahan dan legalitasnya. Yang lulus penelitian harusnya diterima pendaftarannya. Bukan yang scor besar ini itunya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Humanika Desak Bawaslu Periksa Purwanti Lee

Menurutnya, pedoman (scoring) itu bertentangan dengan UU penyelenggara pemilu dan perbawaslu tentang pembentukan bawaslu.

“Proses selanjunya setelah itu jelas cacat, karena mulainya cacat,” imbuhnya.

Anggota Bawaslu Lampung, Iskardo P. Panggar saat dikonfirmasi mengaku belum mendapat informasi resmi terkait hal ini.

“Belum dapat info,” ujarnya singkat, sabtu (8/9/2018).

Sementara Ketua Bawaslu RI, Abhan, belum bisa dikonfirmasi terkait ini. Pesan melalui whatsapp belum mendapat jawaban. (net)

Bawaslu Lampung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan