Bawaslu Lampung Kumpulkan Bukti Pelanggaran Cik Raden

Bawaslu Lampung
Bawaslu Lampung
Anggota Badan Pengawas Pemilu Lampung, Adek Asyari.

BANDARLAMPUNG – Keterlibatan pejabat publik Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam partai politik kembali mencuat. Kali ini menyasar Kasat Pol PP Kota Bandarlampung, Cik Raden. Diketahui, beredar foto petinggi Pol PP tersebut mengenakan seragam dan duduk bersama para pengurus dari partai politik PDIP kota setempat.

Baca juga: Heboh, Kasat Pol PP Kota Bandarlampung Ternyata Kader PDIP

Menanggapi hal itu, anggota Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Provinsi Lampung, Adek Asyari, mengungkapkan bahwa ASN memang memiliki hak atas dirinya untuk memilih yang berbeda dengan TNI dan Polri. Namun perlu diingat, ASN pun tetap terikat dengan peraturan.

Mantan Ketua Panwas Kota Bandarlampung ini juga mengaku harus menunggu kelengkapan data dan fakta akurat untuk mengambil tindakan. Karena pada dasarnya, Bawaslu bertindak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Sambil menunggu bukti fakta penunjang, kami juga tidak berdiam diri. Setelah semua itu lengkap, baru bisa diputuskan apakah nanti pelimpahan kewenangan di kami atau Panwas kota setempat. Karena beliau (Cik Raden_red) berstatus ASN kota,” papar Adek di ruang kerjanya, Kamis (7/12/2017).

Untuk itu, Adek meminta masyarakat bisa memahami tupoksi dari Bawaslu itu sendiri. Bahwa Bawaslu bukan tidak bertindak. “Ada data akurat foto dan laporan masyarakat kami langsung bertindak. Laporan dari rekan media pun tetap kami tindaklanjuti, tapi sesuai dengan prosedur, dimana serta kapan kejadiannya,” tegasnya.

Dan untuk ASN, Adek mengimbau agar bekerja tetap pada garisnya untuk melayani masyarakat. “Janganlah terlalu menggebu-gebu atau takut kehilangan jabatan. Kerja saja yang baik, gaji mereka itu kan asalnya dari uang rakyat,” tandasnya. (ZN/TM)

407 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment