Bayar Zakat Kurangi Nilai Pajak

Ilustrasi. (Ist)

BANDARLAMPUNG—Wajib Pajak (WP) yang telah mengeluarkan sebagian hartanya untuk membayar zakat melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang resmi dan berbadan hukum, bisa mengurangi jumlah setoran pajak tahunan yang harus dibayarkan ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

“Sesuai peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-11/PJ/2017 pasal 1 ayat 1 zakat yang sifatnya wajib dapat dikurangkan dari penghasilan bruto dengan syarat lembaga zakat telah disahkan oleh pemerintah,” ujar Kepala Seksi Kerjasama dan Humas Kanwil DJP Bengkulu Lampung, Andi Putranto, Selasa (17/10).

Kepala Perwakilan LAZ Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Provinsi Lampung, Agus Rin Wirawan, saat ditemui di acara launching produk terbarunya, yakni website dan game zakat di Hotel Amalia beberapa hari lalu mengatakan, perusahaan atau orang yang membayar zakat melalui LAZ resmi seperti IZI ini, akan diberikan tanda bukti pembayaran, kemudian dilampirkan saat melakukan setoran pajak tahunan di Dirjen Pajak.

Baca Juga:  Bank Lampung Dukung Penerimaan Pajak Melalui Taping Box

Nantinya jumlah nilai setoran wajib pajak yang harus dibayar akan langsung dikurangi dengan nilai zakat yang telah dibayarkan, atau sumbangan keagamaan yang bersifat wajib tersebut dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf, Kemenag Kanwil Lampung, Wasril mengatakan, LAZ memang perlu sering mengadakan sosialisasi tentang peraturan pemerintah tentang membayar zakat melalui LAZ dapat mengurangi pajak.

“Kemenag akan terus melakukan pendampingan kepada LAZ, yang dalam hal ini sebagai mitra kerja kami,” ujarnya.

Dia menambahkan, Kemenag meminta kepada LAZ agar dapat melaporkan segala bentuk kegiatan di setiap bulannya, yang kemudian akan diteruskan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung, dan data keuangannya bisa langsung dilihat melalui SIMBA (Sistem Informasi BAZNAS).

Baca Juga:  KPP Pratama Edukasi Kaum Milineal Soal Pentingnya Bayar Pajak

Saat ini Lembaga resmi yang membidangi pembayaran zakat di Indonesia jumlahnya ada sekitar 20, untuk di Lampung baru masuk sebanyak tujuh lembaga yaitu diantaranya, IZI, ABA LAZNU, LAZMU, BM ABA, Darut Tauhid dan Dompet Dauafa. Jika di Lampung ditemukan selain tujuh itu, berarti lembaga tersebut belum ada izin operasional.

Tahun ini, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Lampung menargetkan pengumpulan zakat sebanyak Rp2,5 miliar. Sampai bulan Oktober 2017, IZI telah mengumpulkan zakat hampir Rp2 miliar, diharapkan sampai akhir tahun targetnya bisa tercapai.

Dari data IZI, jumlah muzaki di Lampung sudah mencapai sebanyak 3.000 orang, yang terdiri dari muzaki tetap dan tidak tetap. Sedangkan jumlah mustahik mencapai 12.000 orang pada 2016.

Baca Juga:  Menkeu: Pajak adalah Tulang Punggung Negara

Zakatpedia.com dan GameZakat, akan terus disosialisasikan ke masyarakat dengan cara menggelar roadshow ke berbagai instansi agar lebih mengenal lagi inovasi IZI tersebut. Di acara selanjutnya, IZI bakal menghadirkan perwakilan dari direktorat Jenderal Pajak dalam setiap talkshow.

Perlu diketahui, berdasarkan peraturan pemerintah, bagi masyarakat atau perusahaan yang telah membayar zakat melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang resmi dan berbadan hukum, maka setoran pajak tahunannya di dirjen pajak akan dikurangi sesuai dengan jumlah pembayaran zakat yang telah dibayarkan. Hal itu sesuai PP Nomor 60 Tahun 2010.(IH)

Pajak

Posting Terkait