Bejat! Siswi Asal Kota Agung Ini Dirudapaksa Beramai-ramai

Ilustrasi.

Tanggamus – Tekab 308 Polres Tanggamus menangkap Mul (35), salah satu tersangka tindak pidana perkosaan/pencabulan bergilir, pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pornografi. Tak Cuma Mul, Tekab 308 Polres Tanggamus juga menetapkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap 3 tersangka lainnya berinisial RA, RZ dan IY.

Mulyadi, bersama 3 pelaku lainnya menodongkan senjata tajam jenis pisau garpu terhadap korban Su (23) laki-laki dan temannya S (18) siswi pelajar Kota Agung yang pada saat itu sedang duduk-duduk di pinggir Pantai Pekon Ketapang, dan merampas HP Samsung J1 Ace juga sepeda motor Honda Vario warna hitam lis merah milik korban, Minggu (3/12/2017) sekitar pukul 13.00 WIB.

Dikutip dari Tribratanews, keempat tersangka membuka paksa pakaian kedua korban di pinggir pantai dan menyuruh korban untuk melakukan perbuatan zina, perbuatan tersebut divideokan para tersangka menggunakan HP milik korban yang sebelumnya dirampas dari tangan korban.

“Setelah memvideokan perbuatan zina tersebut, pelaku mengancam korban akan menyebarkan video tersebut apabila korban tidak mau memberikan uang Rp 5 juta kepada para tersangka,” jelas Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si didampingi Waka Polres Kompol M.Budhi Setyadi, S.Ik. MM. Kabag Ops Kompol Aditya Kurniawan, SH. S.Ik. Kasat Reskrim AKP Hendra Saputra, SE saat mengelar konfrensi pers kepada awak media, Kamis (7/12/2017) pagi.

Dikarenakan korban tidak memiliki uang yang diminta para tersangka, sehingga korban berinisial S, disetubuhi dan dicabuli oleh keempat tersangka secara bergiliran. “Akibat perbuatan para tersangka sehingga korban mengalami gangguan psikologi dan kerugian sebesar Rp 7,5 juta,” jelas AKBP Alfis Suhaili.

Tersangka tergolong sadis dalam melakukan aksinya, saat ditangkap masih melakukan perlawanan kepada petugas. “Saat hendak ditangkap di rumahnya, tersangka tidak koperatif dan berusaha melukai petugas sehingga dilakukan tindakan tegas di bagian kakinya,” tegas AKBP Alfis Suhaili.

Saat ini, tersangka dan barang bukti ditahan di Polres Tanggamus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Kami mengimbau mudi-mudi dalam berekreasi menghindari tempat sepi, karena menjadikan potensi gangguan seperti tindak pidana tersebut,” kata Kapolres. (net)

1,068 kali dilihat, 54 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment