Benang Kusut Pembangunan Gedung Perpustakaan Way Kanan

Benang kusut semakin menjadi di Pembangunan Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Way Kanan yang diduga bermasalah kian menambah rentetan cerita yang berkepanjangan hingga saat ini.

Proyek yang sebelumnya bermasalah di kesehatan yang berkaitan PPKM Mikro dimana banyak pekerja yang baru datang tidak di swab antigen dan juga kurangnya kepedulian Perusahaan dalam melindungi keselamatan pekerja, bahkan saat ini salah satu perusahaan peserta tender Pembangunan Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Way Kanan yaitu PT. Bintang Seribu Way Kanan mengajukan Gugatan Perdata Ke Pengadilan Negeri Blambangan Umpu.

Hal ini disampaikan  Kuasa Hukum PT. Bintang Seribu Way Kanan Fery Soneri,SH dimana pihaknya sudah mendaftarkan gugatan terhadap Kelompok Kerja Pemilihan Konstruksi III Pekerjaan Pembangunan Gedung Perpustakaan Umum Daerah di Pengadilan Negeri Blambangan Umpu, rabu (15/09/2021).

“Kami dari Kantor Pengacara Fery Soneri & Rekan sebagai  Kuasa Hukum PT. Bintang Seribu Way Kanan telah mendaftarkan gugatan perdata terhadap Kelompok Kerja Pemilihan Konstruksi III dkk dan telah  terdaftar dalam Register Perkara  Nomor : 15/Pdt.G/2021/PN Blambangan Umpu,” ujar Fery Soneri saat ditemui di Kantor PT. Bintang Seribu Way Kanan usai mendaftarkan gugatan.

Fery Soneri juga mengungkapkan materi gugatan pada pokoknya adalah Gugatan Perbuatan Melawan Hukum dan Gugatan Pembatalan Pemenang Tender Dengan Metode Pascakualifikasi  Pembangunan Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Way Kanan Tahun Anggaran 2021 sebagaimana tertuang dalam Pengumuman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Way Kanan karena diduga melanggar dan bertentangan dengan hukum dan perundang undangan yang berlaku dalam hal ini bertentangan dengan Perpres Nomor : 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah.

“Oleh karena itu Penggugat PT. Bintang Seribu Way Kanan dalam petitum gugatannya meminta kepada Pengadilan Negeri Blambangan Umpu agar menjatuhkan putusan yang pada pokoknya selama pemeriksaan perkara gugatan berlangsung untuk menghentikan segala kegiatan Pekerjaan Pembangunan Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Way Kanan Tahun Anggaran 2021 dan menyatakan BATAL dan TIDAK SAH proses kegiatan tender Tahap Ketiga kegiatan Pengumuman tender Dengan Metode Pascakualifikasi Pengadaan Jasa Konstruksi Pekerjaan Pembangunan Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Way Kanan Tahun Anggaran 2021” ungkap Fery Soneri

Sementara itu ditempat yang sama Direktur PT. Bintang Seribu Way Kanan Zapta Purnama membenarkan penjelasan Fery Soneri

“kami memutuskan untuk menempuh langkah hukum mengajukan gugatan perdata karena kami sangat dirugikan oleh pihak Tergugat yang secara sewenang wenang memperlakukan perusahaan dalam proses pelelangan tersebut. Dalam persidangan nanti akan kami buktikan bagaimana cara kerja yang dilakukan pihak Tergugat sebagaimana dimuat didalam gugatan dalam proses pelelangan tersebut yang sangat merugikan kami sebagai peserta lelang.Selain itu permasalahan ini juga akan kami bawa ke kepolisian karena sudah menyangkut kejahatan Cyber” ungkap Zapta.

Zapta dan kuasa hukumnya berharap para pihak yang digugat akan hadir di persidangan sesuai dengan jadwal persidangan yang telah ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Blambangan Umpu nanti.

Habibi/Hendri

Posting Terkait