Benarkah Ceramah Ustaz Abdul Somad Tidak Diizinkan PLN Pusat?

Ustaz Somad

Ustaz Abdul Somad. (Instagram)

BANDAR LAMPUNG – USTAZ Abdul Somad batal menjadi pencaramah di Masjid Nurul Falah, Kantor PLN Disjaya, Jalan MI Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat.

Seharusnya, ustaz tamatan Mesir dan Maroko itu menjadi penceramah setelah Shalat Zuhur, Kamis (28/12/2017). Informasi beredar bahwa pembatalan tersebut karena direksi PLN pusat tidak memberi izin.

Adanya informasi PLN Pusat tidak memberi izin ceramah ustaz asal Kampar, Riau itu beredar melalui pesan berantai di WhatsApp yang mengatasnamakan Serikat Pekerja PLN Disjaya.

Dalam pesan itu disebutkan pembatalan ceramah tersebut dibatalkan karena tidak mendapatkan izin dari Direksi PLN Pusat.

Karena pesan WhatsApp sudah banyak beredar, tidak diketahui lagi siapa yang mengirimkan pertama kali pesan berantai tersebut.

Namun, pihak PLN Disjaya selaku panitia dan pihak PLN Pusat belum menjawab konfirmasi dari wartawan mengenai hal ini.

Baca Juga:  Ustaz Somad Ditolak di Hongkong, PBNU: Jangan Fitnah Said Aqil

Berikut isi lengkap pesan tersebut seperti dilansir Bisnis.com:

Bismillahirohmanirrohim…

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Innalillahi wa inna ilahi rojiun….

Astaghfirullah al’adzim…

Sedihnya negeriku ini… niat baik beramar maruf nahi munkar selalu dicurigai karena politik kepentingan….

PLN Disjaya menyelenggarakan Tabligh Akbar hari ini Kamis tanggal 28 Desember 2017 dengan mendatangkan UAS adalah sesuatu yang patut diberikan apresiasi oleh kita kepada Manajemen dan JDI….

Walaupun penyelenggaraannya saat ini dibatalkan atau ditunda dalam bahasa halusnya oleh PLN Pusat dengan alasan tidak diberikan ijin, namun Insya Allah dicatat sebagai amalan pahala kebajikan bagi Manajemen dan jajaran insan PLN Disjaya….

Apalagi masih ada upaya untuk memindahkan pelaksanaan acara dari Masjid Nurul Falah PLN Distribusi Jakarta Raya ke lokasi terdekat seperti Masjid Istiqlal, Masjid Balaikota atau Masjid Sunda Kelapa….

Namun kita tidak usah terlalu berharap jauh karena beginilah rezim yang berkuasa saat ini….

Tahun 2018 telah disepakati para ulama sebagai tahun konsolidasi umat sehingga hadirnya sosok figur UAS merupakan sebagai figur pengganti HRS setelah beliau hijrah sementara waktu ke Arab Saudi….

Allah SWT Maha Berkehendak dan semua yang terjadi didunia ini atas ijinNya sehingga semua ini pasti ada hikmahnya….

Sangat disayangkan sekali jika benar hal tersebut terjadi karena PLN Pusat tidak memberikan ijin penyelenggaraannya padahal tema yang diusung sangatlah bagus yaitu “Membangun Ukhuwah untuk Kemajuan Umat dan Bangsa” yang sangat sejalan dengan sila ketiga Pancasila “Persatuan Indonesia”.

Politik kepentingan rupanya telah membuat takut para petinggi untuk memberikan ijin tersebut dan hal tersebut makin membukakan kebenaran yang selama ini disuarakan oleh SP PLN bahwa saat ini kepemimpinan tidak lagi dijalankan dengan amanah dan penuh tanggung jawab.

Kiranya kita umat Islam masih harus bersabar dalam menghadapi cobaan dan ujian keimanan kita ini….

Semoga Allah SWT segera memberikan hidayah dan kesadaran pada para pemimpin negeri ini bahwa jabatan itu adalah amanahNya yang dititipkan sementara waktu saja….

Kiranya tulisan ini bisa memberikan manfaat bagi yang membacanya dan dapat membukakan jalan bagi penundaan penyelenggaraan acara Tabligh Akbar UAS di PLN Disjaya tersebut…

Insya Allah….

Akhirul qalam, wabillahi taufik walhidayah….

Wassalamu’alaikum Wr Wb

SP PLN…. .. Kuat !!!

PLN…………. Jaya !!!

Indonesia… Bangkit,

Berdaulat,

Merdeka 3x !!!

Jakarta, 28 Desember 2017

@ DPD SP PLN Disjaya

(BSC/Js)

PLN Pusat Ustaz Somad

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan