Berani Mati Takut Mahal

Ngupi Pai

DERAJAT penghasilan tergantung dari pemilihan jasa pelayanan (kesehatan, transportasi, pendidikan, hingga kebersihan). Bidang kesehatan, orang kaya lebih memilih operasi bisul ke RS di Singapura dari pada didedel di puskesmas.

Begitu juga dengan transportasi. Lebih baik membonceng anak istri bersama tumpukan dus mie instan menggunakan sepeda motor saat mudik lebaran. Bandingkan dengan orang berduit. Naik jet pribadi ke Maldive bersama boneka Teddy Bear hanya sekedar menghilangkan penat.

Dan, bidang pendidikan. Di Bandarlampung, paling tidak ada empat sekolah tempat pembiakan orang-orang kaya. Semuanya serba terjaga (antar jemput, jajanan, fasilitas sekolah, dan kurikulum level internasional). Sementara di sekolah negeri (begitu biasa mereka disebut). Jajanan kadaluarsa emperan sekolah pingir jalanpun disantap para murid saat mereka keluar main. Bahkan untuk membelinya mereka rela antri.

Baca Juga:  Ini Lampung Kidah

Terakhir, dalam segi kebersihan. Masih di Bandarlampung. Setidaknya ada tiga komplek perumahan elit. Jangan diragukan soal tingkat keamanan di situ, ada CCTV dan Satpam cerewet yang selalu bertanya pada pengunjung.

Begini kira-kira pertanyaannya: Hendak ke mana? Bertemu siapa? Sudah janji atau belum? Tunggu di sana! Dan, ujung-ujungnya: Yang bersangkutan tak bisa ditemui karena ke luar kota. Soal kebersihan lingkungan juga tak diragukan lagi. Saat penghuni komplek melek mata di pagi hari, sampah depan rumahnya sudah bersih. Seolah ada Roro Jongkrang yang lembur malam.

Baca Juga:  Ruang Ekspresi

Bandingkan dengan kehidupan di alam nyata. Truk sampah beroperasi saat jam sibuk anak berangkat sekolah dan berangkat kerja (07.000 WIB hingga 09.00 WIB).

Sehingga pengendara yang berada di belakang truk sampah itu sudah putus asa untuk sekedar mengeluhpun tak sanggup lagi. Contoh lagi di Jalan P Emir M Noer. Petugas kebersihan yang memotong rumput di taman jalan menggunakan mesin gendong terkesan tak memperdulikan pengendara.

Baca Juga:  NGUPI PAI - Membincang Makna Mudik

Terkadang ada kerikil berterbangan terkena kipas mesin pemotong rumput itu. Dia bekerja tanpa rambu peringatan bahkan sampahnya ditumpuk di tepi jalan kemudian kembali berhamburan terkena hembusan kendaraan yang melintas.

Padahal, pelayanan publik dapat didefinisikan sebagai segala bentuk jasa, baik dalam bentuk barang publik maupun jasa publik yang pada prinsipnya menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh Pemerintah.

“Dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun… Hei Minak, mau ke mana?” ujar Saleh.

“Kamu jangan ngeluh sama saya. Sana ke gedung dewan, lebih kongkret,” jawab Minak Tab, tanpa menoleh.

Ngupi Pai

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan