BI Klaim Harga Pangan Mereda

Ilustrasi. (Ist)

BANDARLAMPUNG—Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menyatakan, memasuki minggu kedua bulan Ramadan tahun ini, kenaikan harga beberapa komoditas bahan pangan di Provinsi Lampung mulai mereda bahkan beberapa komoditi sudah menunjukkan penurunan harga.

“Berdasarkan Survei Pemantauan Harga Harian oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung, komoditi yang kenaikan harganya mulai mereda antara lain beras, minyak goreng, daging sapi, gula pasir, bawang putih, bawang merah. Sedangkan komoditi yang harganya mulai mencatat penurunan antara lain daging ayam ras, telur ayam ras, cabai merah dan cabai rawit,” ungkap Kepala BI Lampung, Arief Hartawan.

Menurut dia, perkembangan harga ini tidak terlepas dari upaya TPID Provinsi yang juga didukung oleh seluruh TPID Kab/Kota dan BULOG yang secara bersama-sama melakukan operasi pasar, pasar murah dan pasar subsidi yang masih berlangsung hingga saat ini.

“TPID Provinsi Lampung mengapresiasi dan mendukung segala upaya yang telah ditempuh oleh TPID Kab/Kota, BULOG serta SATGAS Pangan karena stabilitas harga pangan penting untuk menjaga daya beli sebagian besar masyarakat Lampung,” ujarnya yang juga menjabat Kepala TPID Provinsi Lampung.

TPID meyakini gejolak harga pangan yang terjadi pada Mei yang lalu lebih bersifat temporer atau sementara. Masyarakat tidak perlu khawatir mengingat pasokan pangan di Lampung saat ini jumlahnya sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

TPID juga menghimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak yakni belanja sesuai dengan kebutuhan, melakukan perbandingan harga untuk mendapatkan yang terbaik, melakukan subtitusi komoditas yang harganya bergejolak dan tidak perlu menimbun bahan pangan.(IH)

Posting Terkait