Bill Gates Beramal Rp 4 Triliun Untuk Tolong Petani Yang Gagal Panen Akibat Pemanasan Global

Bill Gates ( Foto: CNBC.com)

Demi memperlihatkan kepeduliannya terhadap isu pemanasan global, Bill Gates telah menggelontorkan amal lebih dari US$ 1 miliar atau setara Rp 13,6 triliun.

Dilansir dari observer.com dan liputan6.com, Jumat (15/12/2017), kini miliarder tersebut kembali menunjukkan kepedulian terhadap pemanasan global dengan menolong petani yang terkena dampak dari perubahan iklim ini.

Suami Melinda Gates itu menyumbang US$ 300 juta atau sekitar Rp 4,1 triiun kepada petani di Afrika dan Asia yang sering mengalami gagal panen akibat iklim yang terus berubah. Keputusan amal tersebut ia umumkan saat menghadiri KTT Iklim Global 2017 di Paris.

Baca Juga: Setelah Google, Pemerintah Minta Facebook dan Twitter Untuk Bayar Pajak

“Ini adalah saat yang sangat penting. Kita perlu beradaptasi dengan perubahan iklim yang sudah memengaruhi planet ini, dan mengembangkan alat baru yang bakal menjauhkan masalah jadi semakin buruk. Inovasi adalah kunci untuk melakukan keduanya,” tulis Gates di sebuah unggahan LinkedIn pagi ini.

“Kemajuan ilmiah dalam ilmu tanaman, misalnya, akan membantu petani mengatasi perubahan pola cuaca,” ucap Gates.

Hal yang sama juga dikatakan Bill Gates saat wawancara dengan Pemimpin Redaksi LinkedIn, Daniel Roth, di Paris. Gates menjelaskan, satu tahun iklim buruk untuk pertanian berdampak pada kelaparan massal.

“Iklim sudah 1 derajat Celsius lebih hangat, dan ini akan terus meningkat. Orang yang paling rentan akan pemanasan global di dunia adalah petani subsisten, terutama di Afrika. Mereka sudah harus menghadapi hujan yang tidak bisa diprediksi dan banyak hari-hari panas, yang membatasi produktivitas tanaman mereka, “kata Gates.

“Ini adalah orang-orang yang tidak bisa berbuat apa pun akan perubahan iklim. Orang-orang kelas menengah mungkin sudah coba membantu, tapi apa yang mereka hadapi benar-benar urusannya seperti hidup dan mati,” ia menambahkan.

Bukan hanya Gates, Uni Eropa juga sepihak dalam soal pemanasan global. Dana gabungan US$ 600 juta akan dialokasikan dalam tiga tahun ke depan untuk mendukung penelitian ilmiah dalam menemukan bibit tanaman yang lebih baik.

Bibit ini akan didesain untuk melindungi tanaman dari kekeringan dan banjir, dan mengembangkan metode pertanian maju. “Membantu mereka menganalisis tanah mereka atau menggunakan air secara lebih efisien,” tulis Gates.

Ketika Perjanjian Paris ditandatangani pada 2015, Gates Foundation meluncurkan dana US$ 1 miliar yang disebut Breakthrough Energy Ventures untuk mendukung penelitian energi bersih. Ini dilakukan sebagai bagian dari Koalisi Terobosan Energi multimiliar dolar yang dibentuk oleh 15 perusahaan sektor swasta. (net)

Bill Gates Bantu Petani Bill Gates Beramal

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan