BKSDA Maklumi 2 Pejabat Siksa Kuya

Foto; ist

PANARAGAN – Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Lampung mengklarifikasi ulah oknum dua pejabat Tulangbawang Barat (Tubaba) yang menyiksa kura-kura dengan berfoto sambil berdiri di atas tempurungnya. Perbuatan mereka ini nampaknya bisa dimaklumi.

Staf BKSDA Provinsi Lampung, Ari Rakatama mengatakan, kedatangannya ke taman kura-kura untuk meminta klarifikasi terkait viralnya dugaan penyiksaan satwa dilindungi yang dilakukan oleh dua oknum pejabat di Tulangbawang Barat.

Baca Juga:  BKSDA Lampung Harus Kembali Lagi

“Dari hasil klarifikasi  bksda kura-kura pada taman tersebut berjenis lokal air tawar dari hibah nelayan. Artinya semua kura-kura yang disiksa itu bukan termasuk satwa yang dilindungi,” kata Ari, Kamis (13/6).

Pada sisi lain, BKSDA  sangat mengapresiasi dan mendukung penuh keberadaan taman kura-kura ini sebagai wujud menjaga dan melestarikan habitat kura-kura air tawar.

Baca Juga:  BKSDA Lampung Harus Kembali Lagi

Bahkan BKSDA secara teknis akan membantu pengembangan taman tersebut  agar  bisa dimanfaatkan dan dikelola dengan baik.

“Apalagi sampai saat ini di Indonesia belum ada konservasi khusus kura-kura sehingga  keberadaannya  bisa menjadi pioner bagi wilayah lain,” imbuhnya.(RZ/MR)

BKSDA Lampung Injak Kura-kura Kadis Tubaba

Posting Terkait