BNN Lampung Ringkus Empat Orang Pengedar Lintas Provinsi

Bandar Lampung-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung meringkus empat orang jaringan pengedar narkoba lintas provinsi narkoba jenis pil ekstacy yang dikirim seorang kurir dari provinsi aceh tujuan lampung ini digagalkan petugas saat melintas di jalur tol trans sumatera ruas tegineneng kabupaten pesawaran dari pemeriksaan petugas ribuan pil ekstacy ini dipesan oleh dua orang narapidana yang masih mendekam di balik lapas rajabasa Bandar Lampung.

Dua orang tersangka kurir narkoba Lintas Provinsi ini berhasil saat akan menerima ribuan pil ekstacy saat melintas di jalur tol Trans Sumatera Ruas Tegineng Kabupaten Pesawaran.

Keduanya yakni berinisial es (edi samsuar39thn) warga meulaboh provinsi aceh serta ar (abdul rohman 34thn) warga jagabaya bandar lampung kedua tersangka ini diringkus petugas bnn lampung saat hendak bertransaksi menerima pesanan 7 ribu pil ekstacy yang ditaksir bernilai 2,5 miliar rupiah.

Penangkapan terhadap jaringan narkoba lintas provinsi ini bermula saat petugas bnn lampung menerima informasi adanya pengiriman ribuan pil ekstacy dari provinsi aceh tujuan lampung dengan menggunakan sebuah mobil melalui jalur tol Trans Sumatera Ruas Tegineneng Kabupaten Pesawaran.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka es saat mengisi bahan bakar di spbu rest area jalur tol ruas tegineneng dari penggeledahan petugas berhasil menemukan ribuan pil ekstacy yang disimpan didalam ban serep mobil yang digunakan oleh tersangka es.

Dari keterangan tersangka es petugas kemudian melakukan pengembangan terhadap kurir penerima barang haram tersebut petugas kemudian berhasil menangkap tersangka ar yang sedang menunggu di sebuah spbu di kawasan rajabasa bandar lampung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas terhadap kedua tersangka kurir narkoba ini ribuan pil ekstacy ini merupakan pesanan dua orang narapidana yang masih mendekam di lapas rajabasa bandar lampung bernama nasir dan david prasetyo bahkan dari pengakuan kedua tersangka kurir narkoba ini mendapat upah sebesar 40 juta rupiah mengantarkan ribuan pil ekstacy dari provinsi aceh tujuan lampung.

Selain berhasil meringkus kedua tersangka kurir narkoba ini petugas juga menyita sejumlah barang bukti narkoba berupa 7 ribu pil ekstacy empat buah ponsel genggam uang tunai jutaan rupiah serta dua buah kartu atm milik kedua tersangka

Atas perbuatannya tersebut kedua tersangka kini masih menjalani pemeriksaan di bnn provinsi lampung keduanya bakal dijerat petugas dengan pasal 112 dan 114 undang undang tentang narkotika serta terancam hukuman minimal 20 tahun kurungan penjara

Sementara untuk kedua orang narapidana yang memesan barang haram tersebut petugas bnn lampung masih berkordinasi dengan pihak lapas rajabasa bandar lampung jika terbukti bersalah kedua narapidana dengan kasus serupa itu bakal terancam tambahan sanksi pidana selama seumur hidup atau hukuman mati (Tomy)

Posting Terkait