BNN Lampung Segera Umumkan Status Hukum Oknum Polisi yang Diduga Terlibat Dalam Kasus 1 Kilogram Sabu

BNN Lampung Dikabarkan Sita 1 Kilogram Sabu Dan Juga Turut Amankan Oknum Polisi

Ilustrasi,

Bandar Lampung – Sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana [KUHAP], penyidik membutuhkan waktu 3×24 jam untuk menentukan status hukum dan konstruksi perkara.

Ketentuan ini lah yang diterapkan Badan Narkotika Nasional [BNN] Provinsi Lampung pada penanganan perkara narkotika jenis sabu-sabu seberat 1 Kilogram yang diduga melibatkan oknum polisi berpangkat AKP.

Baca Juga:  Polda Lampung Amankan 4 Begal dan 8 Septor

Oknum tersebut belakangan diketahui bertugas pada Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung.

“Kita akan sampaikan untuk penetapan status karena masih proses,” ujar Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya kepada reporter Fajar Sumatera, Senin, 10 Agustus 2020.

Walau belum memberikan pembenaran terkait adanya penangkapan terhadap oknum polisi tersebut, BNN Provinsi Lampung mengisyaratkan bahwa penyitaan sabu-sabu 1 Kilogram di Kabupaten Lampung Tengah, Minggu, 9 Agustus 2020 itu sedang ditangani.

Baca Juga:  Narkoba, Tokoh Masyarkat Pesawaran Ditangkap Polisi

Dari perkara ini, BNN Provinsi Lampung juga diduga turut mengamankan seorang kepala kampung dan satu orang lainnya.

“Kita masih membuktikan kesalahan, masih pendalaman karena belum bisa kita putuskan,” terang dia.

BNN Provinsi Lampung ditegaskannya akan tetap melakukan penanganan perkara narkotika seperti biasa. Penegasan ini dimaksudkan untuk menjelaskan kepada publik, bahwa BNN dipastikan akan melakukan ekspos perkara melalui pers.

Baca Juga:  Tahun 2017 Polri Tembak Mati 55 Pelaku Narkoba, Polda Lampung Urutan Ketiga

“Kita kembangkan seperti biasa, nanti hasilnya akan disampaikan,” tambahnya.

BNN Provinsi Lampung tercatat sudah pernah melakukan penindakan kepada oknum kepolisian. Penindakan tersebut terlihat pada kasus narkotika yang melibatkan narapidana Lapas Kelas IIA Kalianda. [Ricardo Hutabarat]

BNN Lampung Polda Lampung

Posting Terkait